Berita

Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango saat membuka kegiatan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2023 untuk Partai Gelora/Repro

Hukum

KPK Apresiasi Program Penurunan Stunting Partai Gelora

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 21:00 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Salah satu program Partai Gelora dianggap sejalan dengan program Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yaitu soal penurunan prevalensi stunting di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango saat membuka kegiatan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2023 untuk Partai Gelora yang diselenggarakan di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis pagi (23/2).

Awalnya, Nawawi menyinggung soal semboyan kampanye dari Partai Gelora, yaitu "Indonesia Super Power Baru".


"Ada juga pernyataan dari Ketua Umum (Partai Gelora, Anis Matta) ini, jika ibu hamil dan anak yang ada dalam kandungan mendapat dukungan nutrisi dan layanan kesehatan. Luar biasa ini pak. Ini sejalan dengan program Stranas PK KPK," ujar Nawawi seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis pagi (23/2).

Nawawi menjelaskan, KPK belakangan ini memberi perhatian khusus terhadap program penurunan prevalensi stunting di Indonesia.

"Kita melihat ada beberapa peluang korupsi di situ, mulai dari soal penganggaran, pengadaan, sampai pengawasan itu memang rentan munculnya celah korupsi dalam program penurunan prevensi stunting ini," pungkas Nawawi.

Dalam acara PCB Terpadu 2023 ini, turut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus Partai Gelora, yakni Ketua Umum (Ketum) Anis Matta, Wakil Ketua Umum (Waketum) Fahri Hamzah, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Mahfud Sidiq, dan Bendahara Umum (Bendum) Ahmad Rilyadi.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya