Berita

Bareskrim Polri saat menyampaikan hasil penangkapan bandar sabu beserta barang bukti ratusan kilogram/Ist

Presisi

Bareskrim Bakal Usut Tuntas Kasus Dugaan Pengedar Sabu Dibekingi Polisi di Toraja

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 10:42 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri akan mendalami kasus dugaan beking bandar sabu yang terjadi di Polres Toraja Utara.

Pendalaman itu dilakukan dengan meminta laporan ke Ditresnarkoba Polda Sulsel, dan membentuk tim guna mengusut oknum polisi yang coba-coba main mata dengan pengedar sabu.

"Arahan saya waktu itu, kalau memang cukup bukti bahwa yang bersangkutan (Brigadir AG) menjadi pengedar tentu dipidanakan," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Krisno Halomoan Siregar, di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/2).  


"Tetapi kalau sekiranya ada pelanggaran profesi di sana, tentunya Bidpropam dalam hal ini Polda Sulsel, harus melakukan langkah-langkah yang tegas terhadap oknum dimaksud," sambungnya.

Sejauh ini, Divisi Propam Polda Sulsel dan Polres Toraja Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap Brigadir AG.

Kasus beking aparat ini terungkap saat tersangka bandar narkoba dihadirkan dalam konferensi pers BNNK Tana Toraja.

Dalam keadaan menghadap tembok, tiba-tiba salah seorang bandar narkoba berbicara kepada Kepala BNNK Toraja, AKBP Natalia Dewi, yang memimpin konferensi pers.

"Bisa saya bicara sedikit, Bu?" ucap tersangka.

Tersangka kemudian menyebut alasan dirinya berani menjadi pengedar.

"Kami ini berani begini, Bu, karena kami dilindungi dari bawah, Polres," kata tersangka.

Natalia yang mendengar pengakuan itu pun kaget.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya