Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

Rizal Ramli: Secara Umum, Rekam Jejak Survei Politik Indonesia Diragukan

KAMIS, 23 FEBRUARI 2023 | 03:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak kurang satu tahun lagi, Indonesia akan menggelar hajatan akbar Pemilu Serentak 2024. Agendanya besarnya, memilih wakil rakyat dan juga kepala negara.

Semakin dekatnya waktu pada gelaran pemilu, masyarakat disajikan beragam hasil survei soal popularitas dan elektabilitas figur-figur yang potensial diusung menjadi calon presiden dan calon wakil presiden.

Pada satu sisi, survei bermanfaat untuk memberikan gambaran figur pada publik. Tapi, pada sisi lain banyaknya survei juga memunculkan pertanyakan seberapa valid data yang disajikan.


Dikatakan politisi kawakan Rizal Ramli, survei atau polling di Indonesia memang punya berbagai rekam jejak. Walaupun, secara umum banyak diragukan pada hari-hari ini.

"Track record dan ketepatan polling politik di Indonesia secara umum diragukan," kata Rizal kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/2).

Lebih disesalkan lagi, katanya, saat survei dengan lembaga besar diragukan, bekalangan ramai fenomena survei "berbayar" sebagai katrol elektabilitas tokoh tertentu, yang menurutnya hasilnya perlu dibedah.

"Apalagi PollsteRP berbayar," demikian Rizal.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya