Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Reshuffle Belum Terealisasi, Muslim: Jokowi Tidak Berani Buang Anak Buah Surya Paloh

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 17:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dianggap rawan jika melakukan reshuffle menteri yang berasal dari Partai Nasdem menjelang berakhirnya kepemimpinan pada 2024, Presiden Joko Widodo diyakini lebih memilih mempertahankan anak buah Surya Paloh di kabinet, dibanding mengikuti hasrat PDI Perjuangan.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, isu reshuffle yang sebelumnya ramai, akan tetapi hingga saat ini tidak terjadi, dianggap merupakan hal yang wajar. Karena, reshuffle di detik-detik berakhirnya jabatan Jokowi sebagai presiden tidak efektif lagi.

"Karena usia pemerintahannya tinggal satu tahun lagi. Itupun kalau tidak kejadian luar biasa selama setahun terakhir usia kabinetnya. Dari lobi-lobi politik yang dilakukan Nasdem nampaknya Jokowi tidak berani membuang menteri-menteri dari Nasdem," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/2).


Jokowi kata Muslim, diyakini tidak berani membuang menteri-menteri asal Nasdem meskipun Jokowi belakangan mendapatkan tekanan dari partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri agar Nasdem dibuang dari kabinet.

"Safari politik yang dilakukan oleh Nasdem ke Golkar, PKS, Demokrat dan mau ke Gerindra akan menjadi kekuatan politik tertentu bagi Nasdem. Jokowi agar berpikir kalau buang Nasdem. Meski tekanan dari PDIP cukup kuat," pungkas Muslim.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya