Berita

Dunia

Puluhan Kapalnya Dilarang Berlabuh, Rusia Panggil Dubes Bangladesh Kamrul Ahsan

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 06:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Rusia melalui Kementerian Luar Negeri memanggil Duta Besar Bangladesh untuk Moskow Kamrul Ahsan pada Selasa (21/2).

Kementerian mengatakan pemanggilan Ahsan menyusul keputusan Bangladesh yang melarang kapal Rusia singgah di pelabuhan negara itu.

"Kami meminta perhatian kepala misi diplomatik terhadap laporan tentang keputusan otoritas negaranya yang melarang kapal kargo Rusia singgah di pelabuhan Bangladesh," kata Kementerian, seperti dikutip dari TASS.


"Langkah ini bertentangan dengan karakter hubungan bilateral yang secara tradisional ramah dan dapat berdampak negatif pada prospek kerja sama kita di berbagai bidang," lanjutnya.

Pemanggilan Selasa bermula dari kasus pekan lalu, di mana kedutaan Rusia di Bangladesh mengonfirmasi bahwa 69 kapal Rusia telah dilarang berlabuh di pelabuhan negara tersebut.  

Namun, menurut kedutaan, langkah tersebut tidak berarti Bangladesh melarang impor barang-barang Rusia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova kemudian mengatakan bahwa Bangladesh telah membuat keputusan ini di bawah ancaman sanksi sekunder AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya