Berita

Dunia

Gempa Baru di Turki Tewaskan Enam Orang, Ratusan Luka-luka

RABU, 22 FEBRUARI 2023 | 06:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

  Korban tewas akibat gempa baru yang mengguncang Turki kini bertambah menjadi enam orang pada Selasa (21/2).

Tim penyelamat berjuang lebih keras di mana bangunan yang telah rapuh akibat gempa pertama, semakin hancur setelah gempa baru berkekuatan 6,4 SR melanda kota Antakya dekat perbatasan Turki dengan Suriah pada Senin.

Badan bencana dan darurat Turki mengatakan gempa terjadi pada pukul 20:04 waktu setempat (17:04 GMT) pada kedalaman 10 km (6,2 mil),  diikuti oleh gempa susulan 5,8 tiga menit kemudian dan puluhan gempa susulan berikutnya.


Gempa baru semakin memperparah trauma penduduk di wilayah itu. Orang-orang berlarian ketakutan. Mereka panik dan menjerit-jerit, tidak tahu harus berlindung ke mana, sementara sekeliling mereka adalah puing-puing dari gempa terdahulu.

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengatakan 294 orang terluka, dan 18 di antaranya kritis.

Pihak berwenang mengatakan sekitar 600 orang mungkin telah tiba di pusat bola voli yang telah diubah menjadi pusat penyelamatan. Mereka mencari bangunan kokoh di permukaan tanah untuk berlindung.

Sementara di Suriah, sekitar 470 orang terluka dalam gempa baru yang terasa hingga Mesir dan Lebanon, seperti dikutip dari BBC.

Gempa membawa kehancuran yang parah.  Perwakilan Turki di Program Pembangunan PBB (UNDP), Louisa Vinton,  menyatakan  banyak bangunan yang hancur, menciptakan 210 juta ton puing perlu dibersihkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya