Berita

Pria berkaos biru sedang berusaha membubarkan jemaat Gereja Kristen di Bandar Lampung/Repro

Presisi

Viral Video Pelarangan Ibadah Jemaat Gereja Kristen di Bandar Lampung, Ini Penjelasan Polisi

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 22:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Viral video pelarangan ibadah yang diterima para jemaat Gereja Kristen Kemah Daud (GKKD) pada hari Minggu (19/2) sekitar jam 09.30 WIB.

Dalam video yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, awalnya terlihat seorang pria berbaju biru dan berropi hitam hendak memasuki area ibadah GKKD yang berada di Jl Soekarno Hatta, Gang Anggrek RT 12, Kelurahan Rajabasa Jaya, Kecamatan Rajabasa Kota Bandar Lampung.

Belakangan pria tersebut diketahui berisial WA. Keributan terjadi saat WA memasuki pekarangan gereja dengan melompat masuki pagar, padahal saat itu pagar terkunci.


Setelah itu, WA sempat adu mulut dengan salah seorang jemaat yang berada di luar pintu gereja.

Namun, langkah itu tak dihiraukan. Puncaknya WA langsung mendobrak pintu masuk utama gereja dan mengamuk untuk meminta ibadah diberhentikan. Padahal, saat itu ibadah sedang berlangsung dengan menyanyikan pujian.

Parahnya lagi, WA menaiki mimbar tempat pendeta khotbah, penata musik bermain dan dengan beraninya meminta mereka berhenti sembari memberikan isyarat tangan.

"Berhenti!" Pinta WA.

Usai ribut-ribut dalam gereja, jemaat pun terpaksa mengehentikan ibadah mereka. Sekitar 15 menit berselang  kepolisian dari Polsek Kedaton datang untuk meredam suasana.

Jelang sore harinya, sekitar pukul 15.00 WIB, sejumlah tokoh masyarakat, aparat kepolisian, Kantor Wilayah Agama (Kementerian Agama), Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), Camat Rajabasa, Lurah, Kasat Intel Polresta, berkumpul di gereja dan tidak ada kesepakatan dalam pertemuan itu.

Menurut pihak gereja, pemakaian gedung GKKD untuk ibadah karena itu adalah hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi dan sudah melalui persetujuan warga.

Menyikapi hal ini, Polda Lampung sudah menangai persoalan ini dengan memanggil sejumlah pihak.

"Sejak kemarin telah ditangani Polresta bersama unsur-unsur  Forkopimda dan FKUB. Kami dari Ditreskrimum melakukan back up dan asistensi agar mengedepankan penanganan yang komprehensif dengan melibatkan stake holder dalam menjaga kondusifitas kamtibmas," kata Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Reynold Hutagalung kepada  Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/2).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya