Berita

Rakernas Aliansi BEM Kristiani seluruh Indonesia/Ist

Politik

BEM Kristiani Seluruh Indonesia Gagas Pemilu 2024 Anti Perpecahan

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 22:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan Pemilu serentak 2024 yang pencoblosannya pada 14 Februari, diharap bisa berjalan tanpa ada perpecahan. Harapan itu disampaikan oleh Aliansi BEM Kristiani Seluruh Indonesia.

Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia, Charles Gilbert mengatakan, gagasan tersebut merupakan salah satu hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aliansi BEM Kristiani Seluruh Indonesia yang Pertama, di Universitas Kristen Palangka Raya yang berlangsung pada 17 hingga 19 Februari 2023 lalu.

“Kita harus mengantisipasi hal-hal yang telah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, seolah-olah pesta rakyat ini menjadi momentum untuk memecah belah persatuan bangsa Indonesia,” ujar Charles, Senin (20/2).


Charles menambahkan, perebutan kekuasaan oleh aktor-aktor politik pada pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 mendatang, jangan sampai menimbulkan polarisasi seperti yang terjadi pada Pemilu Serentak 2019 silam.

“Kita tidak mau bangsa yang besar ini runtuh gara-gara perebutan kekuasaan, jadi jangan sampai terulang lagi hal dalam perpecahan bagi bangsa yang kita cintai,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Rakernas Aliansi BEM Kristiani seluruh Indonesia, Marselinus Darman menilai, satu masalah konkret yang membuat masyarakat terbelah.

“Salah satunya adalah meminimalisir gesekan dari isu SARA (suku, agama, ras, dań antargolongan), hoaks hanya karena beda pilihan politik,” tuturnya.

Ditambahkan Presiden Mahasiswa Universitas Kristen Palangka Raya, Ariski dalam sambutannya mengatakan, pihaknya siap mengawal Pemilu serentak 2024 agar berjalan damai.

“Disepakati oleh forum dan ditetapkan dengan beberapa isu yang akan siap dikawal,” demikian Ariski menambahkan.

Berikut ini tiga poin isu yang ditetapkan dari hasil Rakernas Aliansi BEM Kristiani Seluruh Indonesia:

1. Mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI untuk terus  bersosialisasi tentang Perppu 1/2022 tentang Perubahan atas UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum baik tingkat pusat maupun daerah;

2. Mendukung Kepolisian Republik Indonesia, untuk bertindak tegas kepada oknum yang dengan sengaja melakukan kampanye hitam, hoaks, dan politik uang dalam menyambut pesta rakyat 2024;

3. Mengajak dan mendorong seluruh elemen mahasiswa, pemuda dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam  proses tahapan pemilihan umum.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya