Berita

Puan Maharani berkuda bersama Prabowo Subianto di Hambalang/Ist

Politik

Kalau Gerindra Gandeng PDIP, Duet Prabowo-Puan Berpeluang Menang

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 17:06 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Peluang bergabungnya PDI Perjuangan dengan Partai Gerindra semakin membuka kesempatan bagi Puan Maharani bertarung dalam Pemilihan Presiden 2024. Selain sudah mengantongi tiket Pilpres alias memenuhi syarat presidential threshold 20 persen, duet Prabowo Subianto-Puan Maharani yang muncul dari koalisi ini diprediksi meraih kemenangan.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga berpendapat, ada dua kemungkinan yang terjadi ketika koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) yang digawangi oleh PKB dan Gerindra diperkuat PDIP.

Pertama, PKB akan tetap di KKIR meski tak dapat jatah cawapres, lantaran diperkirakan Puan akan menjadi pendamping Prabowo. Kedua, PKB memilih hengkang dari KKIR untuk mencari koalisi baru.


“Kalaupun Cak Imin menolaknya (Prabowo-Puan), tetap saja koalisi PDIP-Gerindra lebih dari cukup untuk mengusung capres-cawapres,” kata Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/2).

Menurutnya, jika PDIP dan Gerindra bergabung, maka peluang meraih kemenangan pada pertarungan Pilpres 2024 sangat besar. Pasalnya, kedua partai ini menduduki peringkat teratas dalam dunia politik tanah air saat ini.

“Koalisi ini akan potensial untuk menang karena didukung mesin politik yang militan. Peluang itu semakin besar, karena duet Prabowo-Puan atau sebaliknya berpeluang besar didukung Jokowi,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya