Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti/Net

Politik

Pengamat: SBY Khawatir Sistem Proporsional Tertutup Hambat Proses Pemilu

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 09:46 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sistem proporsional tertutup dikhawatirkan banyak pihak akan menghambat proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang hanya tinggal satu tahun lagi. Kekhawatiran itulah yang ditunjukkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melalui sebuah surat.

"Pak SBY khawatir perubahan sistem politik yang tiba-tiba di tengah jalan akan dapat membuat persiapan pemilu jadi terhambat dan tidak optimal," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/2).

Selain SBY, delapan partai di parlemen sudah lebih dulu menolak sistem proporsional terbuka, setelah dimunculkan oleh sejumlah pihak yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.


Ray menyebut kekhawatiran itu terjadi bila Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya menyetujui pemilu digelar dengan sistem proporsional tertutup.

"Kekhawatiran putusan MK yang akan mengubah sistem pemilu dari terbuka jadi tertutup memang begitu besar. Nuansa kekhawatiran ini bahkan telah menggerakan delapan parpol menyatakan penolakannya," tutur Ray.

"Sikap Pak SBY ini menguatkan pernyataan delapan parpol sebelumnya, tentu dengan bobot lebih kuat sebagai mantan Presiden Indonesia," tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya