Berita

Jajaran Kodam V Brawijaya dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, mengikuti acara peringatan Isra Miraj Nabi besar Muhammad SAW Tahun 1444 H/2023 M/Ist

Pertahanan

Pangdam V/Brawijaya Khidmad Hadiri Istighosah Qubro bersama Wapres dan KSAD

SENIN, 20 FEBRUARI 2023 | 04:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jajaran Kodam V Brawijaya dipimpin Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Farid Makruf, mengikuti acara peringatan Isra Miraj Nabi besar Muhammad SAW Tahun 1444 H/2023 M, yang digelar secara virtual di seluruh satuan jajaran TNI AD dan terpusat di Masjid Agung Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu, (19/2).

Acara tersebut, dihadiri oleh Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman beserta ribuan prajurit/PNS TNI AD.

Dalam peringatan Isra Miraj tersebut, Pangdam V/Brawijaya hadir di Masjid At-Taqwa Makodam V/Brawijaya dengan didampingi oleh para Pejabat Utama Kodam V/Brawijaya dan prajurit/PNS Makodam V/Brawijaya.


Berbeda dengan tahun sebelumnya, peringatan Isra Miraj kali ini selain digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia secara virtual, kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan shalat subuh berjamaah, kemudian dilanjutkan melaksanakan istighosah qubro, dzikir dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia.

Dalam sambutannya, Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa sebagai bangsa Indonesia khususnya umat Islam agar dapat selalu menauladani Nabi Besar Muhammad SAW dalam berbagai sendi kehidupan baik berbangsa dan bernegara.

"Saya berharap, peringatan Isra Miraj, dzikir dan istighosah qubro ini dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, serta dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Dudung.

Dia menambahkan, di tengah dinamika kehidupan yang semakin dinamis dan kompleks, dibutuhkan jalinan kerjasama dan toleransi dalam kehidupan beragama, serta terjalinnya sinergi antara TNI, ulama dan komponen bangsa lainnya dengan mengedepankan persaudaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa.

"Angkatan Darat harus selalu dapat berada di tengah-tengah kesulitan rakyat, apapun bentuk kesulitannya. Serta harus dapat menjadi solusi, karena rakyatlah ibu kandung TNI AD dan TNI AD di hati Rakyat," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya