Berita

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban/Net

Dunia

Banyak Kirim Senjata ke Ukraina, Uni Eropa Tidak Langsung Sudah Perang dengan Rusia

MINGGU, 19 FEBRUARI 2023 | 11:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dukungan militer yang terus mengalir dari Uni Eropa ke Ukraina secara tidak langsung membuat blok itu terlibat dalam perang dengan Rusia.

Begitu yang dikatakan oleh Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban dalam pidatonya pada Sabtu (18/2), untuk menolak pengiriman senjata ke Kyiv.

Orban mengatakan Eropa telah ikut campur terlalu jauh dan berisiko memperluas eskalasi yang membuat pertempuran di Ukraina mampu berlanjut selama bertahun-tahun ke depan.


“Eropa semakin tenggelam dalam perang, pada kenyataannya mereka secara tidak langsung sudah berperang dengan Rusia,” tegasnya, seperti dimuat Al Arabiya.

Orban merupakan pemimpin lima periode Hongaria yang memiliki hubungan paling dekat dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Sejak invasi dimulai, Orban telah menetapkan sikap bahwa Hongaria tidak akan memasok senjata ke Kyiv dan tidak melihat Moskow sebagai ancaman.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya