Berita

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi/Net

Presisi

Pelaku Kejahatan Jalanan yang Konsumsi Narkoba Sebelum Beraksi Tak Segan Habisi Korban

JUMAT, 17 FEBRUARI 2023 | 05:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Dampak pemakaian narkoba oleh para pelaku kejahatan jalanan sangat berbahaya. Tak hanya "memberi" keberanian, narkoba juga bisa membuat pelaku kejahatan jalanan tak segan menghabisi nyawa korban saat beraksi.

"Jadi yang di bawah pengaruh narkoba ini kadang-kadang fatalitas terhadap korban ini sangat besar. Dapat mengakibatkan luka berat, mengakibatkan meninggal dunia," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (16/2).

Apalagi, lanjut Hengki, tindak kriminal yang dilakukan pelaku hasilnya digunakan untuk membeli narkoba.


"Motivasinya bukan hanya sekadar ekonomi tapi bagaimana mendapatkan narkoba," imbuhnya.

Lebih parah lagi, banyak dari pelaku kejahatan jalanan yang juga aktif mengonsumsi narkoba atau obat terlarang ini masih di bawah umur .

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran sebelumnya mengamankan 296 orang tersangka dalan 30 hari operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sepanjang 17 Januari 2023 hingga 15 Februari 2023.

Ratusan tersangka yang diamankan merupakan pelaku tindak pidana jalanan seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor), pencurian dan pemberatan (curat), serta pencurian dan kekerasan (curas).

Sebanyak 14 orang di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasar berdasarkan hasil tes urin.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya