Berita

Bantuan diluncurkan oleh pemerintah India untuk dikirim ke Bandara Adana, Turki melalui Operasi Dost/Net

Dunia

Lewat Operasi Dost, India Gelontorkan Rp 12 Miliar Bantuan Gempa Turki dan Suriah

KAMIS, 16 FEBRUARI 2023 | 22:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

India telah mengirimkan bantuan daruratnya kepada korban gempa bumi Turki dan Suriah melalui Operasi Dost dengan total 7 crore, atau setara dengan Rp 12 miliar.

Operasi khusus ini diberi nama Dost, yang artinya "teman" dalam bahasa Turki dan Hindi. Operasi tersebut diluncurkan langsung oleh pemerintah India sejak hari pertama bencana terjadi, untuk dapat memberikan bantuan obat-obatan, peralatan penyelamat jiwa, dan bantuan lainnya kepada dua negara terdampak.

Dimuat Hindustan Times pada Selasa (14/2), pemerintah India juga telah mengirimkan personel pencarian dan penyelamatan dari Pasukan Tanggap Bencana Nasional (NDRF), regu anjing terlatih khusus, dan mesin bor untuk alat evakuasi.


Menurut  Menteri Persatuan Mansukh Mandaviyanya, bantuan ini diluncurkan sebagai bentuk solidaritas dari India kepada negara yang terdampak bencana.

“India memberikan bantuan kepada kedua negara dalam semangat tradisi kuno Vasudhaiva Kutumbakam (dunia adalah satu keluarga)," ujar Mandaviyanya dalam cuitannya di Twitter.

Dalam keterangannya, Kementerian Kesehatan menyatakan bantuan telah dikirim dalam beberapa tahap sejak 7 Febuari. Meliputi 5.945 ton pasokan medis, barang pelindung dan obat penyelamat jiwa untuk Damaskus dan Ankara, senilai 2 crore (Rp 3 miliar).

Serta pengiriman pada 10 Febuari, dengan bantuan senilai 5,4 crore (Rp 9,8 miliar).

"Kiriman untuk Suriah terdiri dari 72 obat perawatan kritis, bahan habis pakai dan barang pelindung seberat 7,3 ton, senilai 1,4 crore (Rp 2,5 miliar), sementara bahan bantuan yang dikirim ke Turki termasuk 14 jenis peralatan medis dan perawatan kritis, senilai 4 crore (Rp 7,3 miliar)," kata Kementerian Kesehatan India.

Menanggapi bantuan tersebut,  Duta Besar Turki untuk India, Fırat Sunel menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh india.

“Kami memiliki pepatah Turki 'Dost kara günde belli olur' (seorang teman di waktu susah itulah teman yang sebenarnya),” ujarnya.

Sejauh ini menurut prediksi akhir dari PBB, kemungkinan bahwa jumlah korban di Turki dan Suriah akan melampaui angka 50 ribu jiwa.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

Pendemo Atribut Serba Hitam Desak Teror Ketua BEM UGM Diusut

Jumat, 27 Februari 2026 | 20:14

BNI Siapkan Uang Tunai Rp23,97 Triliun Sambut Lebaran 2026

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:39

Polwan Berkalung Serban Putih Kawal Demo Mahasiswa

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:31

KPK: Mobil Operasional Pejabat Bea Cukai jadi Brankas Berjalan Uang Suap

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:18

Muncul Aksi Tandingan BEM UI di Mabes Polri

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:13

Jangan Hanya Kecam Israel, OKI Harus Berani Putuskan Sikap Kolektif

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:09

Angka Prima Palindromik

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:06

Seskab Bantah MBG Kurangi Anggaran Pendidikan

Jumat, 27 Februari 2026 | 19:05

Pengaturan Ambang Batas Fraksi Lebih Tepat Ketimbang Naikkan PT

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:42

Sentil Tim Ekonomi Prabowo, Pakar: Mereka bukan Negosiator

Jumat, 27 Februari 2026 | 18:23

Selengkapnya