Berita

Bus yang membawa migran jatuh ke jurang di Provinsi Chiriqui Panama/Net

Dunia

Bus Pembawa Migran di Panama Terjun ke Jurang, 33 Tewas

KAMIS, 16 FEBRUARI 2023 | 05:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nasib nahas dialami puluhan migran di Panama saat bus yang mereka tumpangi jatuh dari tebing dan masuk ke jurang pada Rabu pagi (15/2) waktu setempat.

Reuters melaporkan, ada sekitar 33 orang tewas dan 23 luka-luka dalam peristiwa yang terjadi di Provinsi Chiriqui Panama.

Bus mini yang membawa lebih dari 60 migran itu sedang dalam perjalanan dari Provinsi Darien di Panama timur ke tempat penampungan Los Planes de Gualaca, dekat perbatasan Kosta Rika.


"Korban tewas mencapai 33 orang, sementara 23 lainnya luka-luka dan menerima perawatan medis," kata Samira Gozaine, direktur migrasi nasional Panama.

Menurut laporan awal, bus tersebut mencoba berbelok di Jalan Raya Chiriqui-Bocas Del Toro di dekat tempat penampungan, tetapi saat bermanuver, bus tersebut jatuh dari tebing ke jurang.

Sementara kewarganegaraan para korban belum dirilis, Presiden Laurentino Cortizo menyatakan siap memberi bantuan untuk para korban.

"Dengan sangat sedih saya menerima berita tentang kecelakaan lalu lintas di Gualaca, Chiriqui, sekitar 400 kilometer barat ibu kota negara Cortizo. Para migran kehilangan nyawa mereka saat diangkut dari Darien ke tempat penampungan terletak di tempat ini,” ujar Cortizo.

Pemerintah Nasional menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban tewas dan menegaskan kembali komitmen untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan.

Cortizo juga akan membenahi sistem migrasi yang tidak teratur.

Lebih dari 37.000 migran telah menyeberang ke Panama dalam perjalanan mereka ke AS sejak awal 2023

Lebih dari 37.000 migran telah menyeberang ke Panama dalam perjalanan mereka ke AS sejak awal 2023

Menteri Keamanan Publik Juan Manuel Pino mengatakan mereka kebanyakan berasal dari Haiti, Ekuador, dan Venezuela.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

34 Ribu Kendaraan Melintas Padalarang dan Lembang, Mayoritas Roda Dua

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:55

Tinjau Terminal Pulo Gebang, Seskab Teddy Jamin Arus Balik Lancar

Rabu, 25 Maret 2026 | 15:38

Akui Coretax Bermasalah, Purbaya Perpanjang Deadline Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:48

Energi Filipina Masuk Zona Waspada, Presiden Marcos Aktifkan Mode Siaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:27

Dugaan Intervensi Politik Bayangi Penanganan Kasus Yaqut di KPK

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:10

Emas Mulai Ditinggalkan, Investor Lirik Bitcoin sebagai Aset Aman

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:06

Mendagri: Sumbar Capai 100 Persen Pemulihan Pascabencana, Sumut-Aceh Belum

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Tren Nikah Melonjak Usai Lebaran, Kemenag Pastikan KUA Siaga Meski WFA

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:20

Ledakan Wisatawan Lebaran di Jabar, DPRD Ingatkan Waspada Bencana dan Pungli

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:01

IHSG Menguat ke Level 7.199 di Sesi I Rabu Siang, Ratusan Saham Menghijau

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:28

Selengkapnya