Berita

Pembukaan cabang ke-105 Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN Syariah/Ist

Bisnis

Bidik Segmen Milenial, BTN Syariah Buka Kantor Cabang di Pontianak

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 17:43 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk membidik segmen milenial di Kota Pontianak, Kalimantan Barat dengan membuka cabang ke-105 BTN Syariah sebagai ekspansi di tahun 2023.

Direktur Consumer Bank BTN, Hirwandi Gafar mengatakan, perluasan cabang ini dilakukan karena melihat ada prospek pertumbuhan ekonomi yang cerah di Kota Pontianak ke depan, khususnya di sektor properti.

"Ini terlihat dari data Badan Pusat Statistik perekonomian Kalimantan Barat tumbuh 5,01% secara year-on-year, dimana sektor real estate yang menjadi perhatian Bank BTN tumbuh sebesar 4,89%," kata Hirwandi, Rabu (15/2).


Pembukaan Kantor Cabang Syariah di Jalan Ahmad Yani No 61, Pontianak Tenggara ini akan menjadi salah satu bentuk pengabdian Bank BTN kepada masyarakat Pontianak, khususnya yang ingin menggunakan jasa layanan perbankan berlandaskan prinsip syariah.

“Kami membuka diri untuk semua kalangan, namun secara khusus segmen yang kami bidik  adalah perorangan/lembaga atau institusi yang berada di ekosistem islami, seperti lembaga pendidikan, kelompok ibadah, badan wakaf, lembaga amil zakat dan lain sebagainya,” kata Hirwandi.

Langkah ekspansi Bank BTN dalam memperluas bisnis syariahnya ini berangkat dari keberhasilan jaringan BTN Syariah di Kalimantan dengan catatan pertumbuhan pembiayaan sebesar 16,17% (yoy) dari Rp 1,4 triliun per Desember 2021 menjadi sekitar  Rp 1,7 triliun per Desember 2022.

Aset UUS BTN di Kalimantan juga tercatat tumbuh sekitar 18 % (yoy) dari Rp 1 triliun per Desember 2021 menjadi sekitar Rp 1, 6 triiliun per Desember 2022.

KCS Pontianak siap melayani warga Pontianak untuk mendapatkan fasilitas perbankan, mulai dari tabungan, pembiayaan termasuk pembiayaan perumahan. Khusus pembiayaan perumahan, Hirwandi memaparkan bahwa berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), masih ada lebih dari 121 ribu keluarga di Kalimantan Barat belum memiliki rumah. Angka tersebut didominasi kebutuhan rumah dari keluarga milenial sebanyak lebih dari 101 ribu unit.

“Kami akan menangkap peluang tersebut dengan produk unggulan UUS BTN, di antaranya KPR Hits for Millenial, KPR Tapera Syariah, KPR Sejahtera serta pembiayaan lain seperti pembiayaan tunai emas dan produk tabungan yang menguntungkan mulai dari tabungan haji, deposito syariah dan lain sebagainya,” lanjut Hirwandi.

Hirwandi menargetkan, KCS Pontianak dalam 5 tahun ke depan diharapkan tumbuh di atas Rp 38 miliar setiap tahunnya dari sisi Dana Pihak Ketiga. Kemudian jumlah akun rekening bisa naik sekitar 400 akun setiap tahunnya. Sementara pembiayaan dapat tumbuh sekitar Rp 60 miliar setiap tahun.

“Kami optimistis target-target tersebut dapat tercapai terlebih dengan potensi perkembangan ekonomi yang beragam di Pontianak yang akan meningkatkan daya beli masyarakatnya,” tutup Hirwandi.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya