Berita

Elemen relawan Joman saat nyatakan dukungan Prabowo Subianto jadi capres 2024/RMOL

Politik

Joman Dukung Prabowo Nyapres di 2024, Ini 8 Alasannya

RABU, 15 FEBRUARI 2023 | 15:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap politik relawan Jokowi Mania (Joman) untuk Pilpres 2024 sudah dinyatakan mengarah kepada Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Bukan tanpa alasan mereka menetapkan pilihan kepada sosok ini.

“Alasan ini sengaja kami tulis delapan. Kami meyakini, kami berharap kami sangat mendukung bahwa Presiden kedelapan RI adalah Prabowo Subianto,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Joman, Akhmad Gojali dalam jumpa pers di Kantor DPP Joman di Panglima Polim, Jakarta Selatan, Rabu (15/2).

Gojali menyebutkan, alasan pertama Joman mendukung Prabowo adalah karena memiliki modal sosial yang cukup untuk menjadi capres 2024. Kemudian, Prabowo juga dianggap memiliki keberanian sebagai pemimpin. Ditambah alasan ketiga adalah memiliki gagasan Indonesia maju dan sejahtera.


Selain itu, alasan keempat Joman yakni Menteri Pertahanan itu dinilai memiliki integritas dan tipe pemimpin dengan karakter kepemimpinan yang kuat. Tak cuma itu, alasan kelima Joman memilih Prabowo adalah karena memiliki loyalitas dan totalitas dalam bekerja.

“Keenam, seorang pemimpin yang negarawan. Kepentingan negara adalah di atas segalanya,” sambung Gojali.

Adapun alasan ketujuh, Joman mendukung Prabowo nyapres lantaran diyakini mampu mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata internasional karena memiliki kemampuan dalam hal berdiplomasi.

“Yang terakhir, kedelapan, Prabowo Subianto akan melanjutkan pembangunan Indonesia, yang belum terselesaikan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo,” demikian Gojali menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya