Berita

Kapal Penjaga Pantai China (CCG) menembakan laser pada kapal Penjaga Pantai Filipina (PCG) di Laut China Selatan/Net

Dunia

AS Dukung Filipina atas Insiden Penembakan Laser oleh Penjaga Pantai China

SELASA, 14 FEBRUARI 2023 | 12:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) memberikan dukungan terhadap Filipina atas insiden penembakan laser yang dilakukan oleh Penjaga Pantai China (CCG).

Insiden tersebut terjadi ketika Penjaga Pantai Filipina (PCG) melakukan misi untuk memasok pasukan di Second Thomas Shoal atau yang dikenal sebagai Ayungin Shoal di Laut China Selatan pada 6 Februari lalu.

PCG mengatakan kapalnya menjadi sasaran laser militer China yang membuat awak mereka mengalami kebutaan sementara.


Menanggapi hal itu, jurubicara Departemen Luar Negeri AS, Ned Price mengatakan pihaknya akan terus berdiri bersama Filipina. Ia juga menyebut Beijing telah menunjukkan perilaku provokatif dan tidak aman.

“Amerika Serikat mendukung sekutu Filipina kami dalam menghadapi laporan penggunaan perangkat laser oleh Penjaga Pantai Republik Rakyat China (RRC) terhadap awak kapal Penjaga Pantai Filipina,” kata Price dalam pernyataan yang dikutip The Straits Times pada Selasa (14/2).

Dalam pernyataannya, Price juga menyuarakan kembali putusan pengadilan internasional pada Juli 2016 bahwa Beijing tidak memiliki dasar hukum untuk mengklaim Laut China Selatan.

"AS menegaskan kembali, sesuai dengan Konvensi Hukum Laut 1982, keputusan arbitrase tahun 2016 bersifat final dan mengikat secara hukum terhadap RRC dan Filipina," jelas Price.

Second Thomas Shoal terletak sekitar 105 mil laut (195km) barat laut provinsi Palawan di Filipina di Kepulauan Spratly yang disengketakan, di dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Filipina.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya