Berita

Kim Jong Il/Net

Dunia

Kim Jong Il, Sang Putra Gerilyawan

SENIN, 13 FEBRUARI 2023 | 20:11 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Darah pejuang mengalir di tubuh Kim Jong Il. Bahkan jauh sebelum ia menjadi Ketua Abadi Komisi Pertahanan Nasional Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK).

Terlahir sebagai putra dari Kim Il Sung dan Kim Jong Suk, membuat Kim Jong Il tumbuh di antara gerilyawan. Kim Il Sung dan Kim Jong Suk dikenal sebagai tokoh anti-Jepang.

Di Korea, gerilyawan anti-Jepang dikenal dengan keberanian mereka. Meski hanya bersenjatakan senjata ringan, mereka berani melawan Jepang yang ketika itu mengklaim diri sebagai salah satu dari lima kekuatan terbesar di dunia.


Keberanian Tak Terkalahkan

Salah satu contoh kekuatan gerilya Korea yang paling dikenal adalah insiden terkait kapal mata-mata Amerika Serikat (AS), USS Pueblo, pada Januari 1968. Di mana kapal itu ditangkap oleh Korea Utara.

Merasa malu karena salah satu kapal perangnya direbut untuk pertama kalinya dalam sejarah, AS mengirim tiga kapal induk termasuk yang bertenaga nuklir, mengancam Pyongyang dengan nuklir.

Saat itu, Presiden Kim Il Sung meminta Kim Jong Il untuk membuat keputusan tentang bagaimana dia akan menangani kapal tersebut jika dia adalah Panglima Tertinggi Tentara Rakyat Korea.

Kim Jong Il menyatakan dengan tegas bahwa dia tidak akan pernah melepaskan awak kapal kecuali AS menyerahkan surat untuk menyerah. Bahkan jika Washington menyerah, Pyongyang tidak akan mengembalikan kapal itu karena dianggap sebagai "piala" bagi negaranya.

Kemudian pemerintah AS mengajukan surat permintaan maaf dan mengakui bahwa kapal tersebut ditujukan untuk spionase.

Di tengah perang dingin, Kim Jong Il telah mengubah Korea Utara menjadi negara nuklir yang kuat.

Pandangan Hidup

Kim Jong Il dikenal sebagai sosok yang memiliki pandangan hidup yang banyak dipuji. Keyakinannya bahwa Korea akan terbebas dari penjajahan Jepang membuat gerilyawan memiliki semangat tinggi.

Seperti halnya pada tahun 1998, ketika Kim Jong Il sedang melewati sebuah desa di sebuah provinsi. Melihat ladang pertanian terdiri dari petak-petak kecil, dia berkata telah lama memikirkan penataan kembali lahan, membuka rencananya untuk menjadikan semua ladang tanaman di negara itu menjadi skala besar dan terstandarisasi.

Pemimpin Rakyat

Kim Jong Il dikenal mencintai rakyat dengan penuh semangat, menghormati mereka, dan memberikan pelayanan yang penuh pengabdian kepada mereka.

Ini tidak terlepas dari kehidupan Kim Jong Il yang dikelilingi gerilyawan anti-Jepang.

Kim Jong Il hidup dengan sederhana di antara penderitaan rakyat. Dia harus mengatasi segala macam kesulitan, mengalami kekurangan makanan. Inilah mengapa dia menjalani hidup yang baik dan selalu siap menghadapi kesulitan apapun jika itu demi kebaikan rakyat.

Di hari-hari terakhir hidupnya, Kim Jong Il menderita penyakit serius yang disebabkan oleh kelelahan mental dan fisik yang berlebihan. Tetapi dia bekerja dengan penuh semangat, tanpa mengungkapkan kondisi kesehatannya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya