Berita

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Kata Yusril, Aneh Jika Presiden Panggil Menteri Lalu Bertanya Apa yang Akan Dikerjakan

MINGGU, 12 FEBRUARI 2023 | 13:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang presiden harus pandai memilih para menteri yang mampu dan paham dengan visi misinya. Jangan biarkan para menteri-menteri berkreasi seenaknya sendiri.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengatakan, seorang presiden harus mempunyai kewibawaan, gagasan, kemampuan, dan pemahaman terhadap persoalan fundamental bangsa. Pemilihan menteri harus didasarkan pada gagasan yang hendak dikerjakan presiden.

"Sangat aneh jika ada presiden terpilih lantas panggil calon menteri, lalu bertanya apa yang akan anda kerjakan jika anda saya lantik menjadi Menteri ESDM, misalnya," ujar Yusril seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL dalam tulisannya di akun Twitter @Yusrilihza_Mhd, Minggu (12/2).


Seharusnya kata Yusril, calon menteri tersebut yang balik bertanya ke presiden mengenai programnya. Sehingga, seorang presiden harus sudah punya konsep dan program di bidang ESDM.

"Dan panggil calon menteri. Ini program saya. Anda sanggup menjabarkannya lebih rinci dan melaksanakannya dengan mengatasi segala kendala atau tidak,” ujarnya,

Jangan sampai, kata Yusril, menteri-menteri berkreasi sendiri-sendiri, dan presiden fokus pada apa yang disuka. Hal tersebut akan berakibat pada program presiden tidak mengarah kepada tujuan utama, yakni mengangkat harkat dan martabat bangsa menjadi lebih baik dalam jangka waktu jabatan kepresidenannya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya