Berita

Prabowo Subianto dan Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin)/RMOL

Politik

Sulit Raih Kemenangan, Prabowo Sedang Kalkulasi Kelayakan Cak Imin sebagai Cawapres

JUMAT, 10 FEBRUARI 2023 | 02:34 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Peluang pasangan Prabowo Subianto dan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai paket pasangan Pilpres dinilai memiliki peluang kemenangan yang kecil.

Pandangan itu disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis2 (9/2).

Menurut Jamiluddin, Cak Imin tentu menginginkan kepastian, khususnya terkait dirinya yang memang sejak awal menginginkan cawapres.


"Kepastian itu diperlukannya untuk memastikan tetap tidaknya PKB bersama Gerindra dalam mengusung pasangan capres," kata Jamiluddin.

Di pihak Prabowo, kata Jamiluddin, tampaknya masih mengkalkulasi kelayakan Cak Imin menjadi cawapres. Kalkulasi itu diperlukan karena elektabilitas Cak Imin sangat rendah.

Dalam pandangan Jamiluddin, kalau pasangan Prabowo-Cak Imin dipaksakan, maka peluang menang sangat kecil. Hal itu tentu tidak dikehendaki Prabowo  yang terobsesi harus menang pada Pilpres 2024.

Peluang kemenangan akan sulit didapat jika mendapuk Cak Imin sebagai pasangan Prabowo.

"Prabowo pastinya tidak mau kalah hattrick. Karena itu, ia pasti mencari cawapresnya yang berpeluang besar dapat menambah suara signifikan," tandas Jamiluddin.

Di sisi lain, Prabowo akan dihadapkan pilihan sulit karena jika mencari cawapres lain, Cak Imin akan meradang dan PKB berpeluang meninggalkan Gerinda.

"Jadi, Prabowo menerima Cak Imin jadi cawapres seperti simalakama. Hal itu kiranya yang membuat Prabowo hingga kini belum merespons permintaan Cak Imin untuk deklarasi pasangan capres," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya