Berita

Minyak jelantah yang siap ditukar di Bank Sampah/RMOLJabar

Nusantara

Migor Subsidi Langka, Emak-emak di Tasikmalaya Kumpulkan Minyak Jelantah

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 13:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kelangkaan minyak goreng bersubsidi dengan merek ‘Minyak Kita’ yang terjadi sejak beberapa pekan lalu membuat para ibu harus memutar otak agar kebutuhan dapurnya tetap terpenuhi. Kuncinya adalah inovasi dan kreativitas.

Itulah yang dilakukan sejumlah ibu di Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Emak-emak yang tergabung dalam Bank Sampah Puspasari ini mampu mengolah minyak goreng bekas atau minyak jelantah untuk dijadikan bahan bakar jenis biogas.

Tak hanya itu, Bank Sampah ini juga menampung minyak jelantah untuk ditukar dengan uang.


Melalui uang dari penukaran minyak jelantah itu, sejumlah ibu rumah tangga di kampung tersebut bisa membeli minyak goreng nonsubsidi yang harganya jauh berbeda dengan minyak goreng subsidi yang dipasok pemerintah.

Ketua penggerak Bank Sampah Pupasari, Mimin Sunaryati mengatakan, dengan adanya inovasi itu masyarakat terutama ibu rumah tangga bisa menghasilkan sesuatu yang bernilai cukup ekonomis.

"Ya saat ini minyak subsidi sulit didapat, jadi kita memanfaatkan minyak jelantah untuk ditabung di bank sampah agar menghasilkan banyak biogas, dan juga menghasilkan uang bisa ditukar dengan sabun cuci piring," ujar Mimin, Kamis (9/2).

Berdasarkan pantauan dikutip Kantor Berita RMOLJabar di kampung tersebut, terlihat sejumlah masyarakat terutama ibu rumah tangga antusias menukarkan minyak jelantah. Bahkan, dalam kurun waktu satu minggu Bank Sampah Puspasari ini bisa menampung minyak jelantah sebanyak satu jerigen.

"Ya lumanya banyak, minggu kemarin saja sudah sampai satu jerigen. Ada yang diambil uangnya, ada yang biogasnya ada juga yang ditabung. Di sini kan ada tabungan khusus," terang dia.

Sementara itu, Camat Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Yogi Subarkah mengapresiasi langkah para ibu yang tergabung dalam Bank Sampah Puspasari dalam rangka penanggulangan sampah tersebut.

"Ya kita alhamdulilah mungkin ini juga bentuk kita dalam rangka penanggulangan sampah, dalam memanfaatkan limbah rumah tangga yang bisa dimanfaatkan. Seperti minyak ini, kan bisa manfaatkan juga masih ada yang menampung, ini juga bisa menambah perekonomian ibu-ibu di daerah setempat," terang mantan Kabid Tibum dan Tranmas Pol PP Kota Tasikmalaya itu.

Yogi menambahkan, dalam satu minggu sekali ia dan warganya rutin menyetorkan minyak jelantah dan sampah organik yang bisa diolah.

"Jadi ini sebenarnya kegiatan rutin dari Bank Sampah Puspasari. Setiap minggu kita seperti ini, jadi masyarakat termasuk juga aparatur setiap minggu kita setor ada minyak jelantah, juga mungkin sampah-sampah anorganik yang bisa diolah kembali," jelasnya.

Ia berharap, dengan adanya Bank Sampah seperti ini bisa menjadi alternatif pengolahan limbah rumah tangga yang bisa diselesaikan di wilayah masing - masing.

"Ya kita berharap dengan pengolahan limbah rumah tangga juga bisa diselesaikan di wilyah masing-masing, mungkin tidak menjadi beban juga ke TPA Ciangir, yang berada di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya," tutup Yogi.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya