Berita

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie/Net

Politik

Bamsoet Ikut Cak Imin Dorong Gubernur Ditunjuk Presiden, Pengamat: Pimpinan Golkar Harus Beri Sanksi Tegas

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 09:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Berlalunya isu penundaan pemilu karena mendapat penolakan dari masyarakat tak lantas membuat Bambang Soesatyo berhenti membuat kontroversi politik.

Baru-baru ini, Ketua MPR RI yang kerap disapa Bamsoet itu mengamini pernyataan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang mengusulkan gubernur tak lagi dipilih langsung oleh masyarakat, melainkan ditunjuk oleh presiden.

“Lagi-lagi muncul keanehan dari seorang Bamsoet. Setelah gagal dia dengan koleganya Cak Imin dan lainnya soal penundaan pemilu, kini ingin gubernur ditunjuk pemerintah pusat,” ujar Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (9/2).


Menurut pakar komunikasi politik dari America Global University ini, gelagat Bamsoet dalam berpolitik bisa menghancurkan parpol yang menaunginya.

“Saya pikir Golkar bisa porak-poranda dengan kehadiran Bamsoet,” imbuhnya.

Maka dari itu, Jerry memandang pimpinan Partai Golkar perlu memberikan sanksi tegas kepada Bamsoet karena telah mendukung kebijakan yang tidak dilakukan oleh negara demokrasi lainnya.

“Coba dia (Bamsoet) contohkan negara mana yang gubernur ditunjuk pemerintah pusat. Semua negara berlandaskan demokrasi akan ada pemilihan gubernur,” tuturnya.

“Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto jangan segan-segan menegur anak buahnya yang mulai melenceng itu,” tegas Jerry.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Polisi Berlakukan One Way Sepenggal Menuju Wisata Lembang Bandung

Minggu, 22 Maret 2026 | 18:11

Status Tahanan Rumah Yaqut Buka Celah Intervensi, Penegakan Hukum Terancam

Minggu, 22 Maret 2026 | 17:38

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:54

Prabowo: Lebih Baik Uang Dipakai Rakyat Makan daripada Dikorupsi

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:47

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Terbagi Dua Gelombang

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:37

Trump Ultimatum Iran: 48 Jam Buka Hormuz atau Pusat Energi Dihancurkan

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:27

KPK Cederai Keadilan Restui Yaqut Tahanan Rumah

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:03

Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Janji Sumbang Rp17 Triliun ke BoP

Minggu, 22 Maret 2026 | 16:01

Istana: Prabowo-Megawati Berbagi Pengalaman hingga Singgung Geopolitik

Minggu, 22 Maret 2026 | 15:46

Idulfitri di Kuala Lumpur, Dubes RI Serukan Persatuan dan Kepedulian

Minggu, 22 Maret 2026 | 14:47

Selengkapnya