Berita

Dampak gempa Turki yang menghancurkan bangunan di Suriah/Net

Dunia

Kewalahan Tangani Gempa, Suriah Minta Tolong ke Uni Eropa

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 08:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah gempa dahsyat menewaskan ribuan warganya, Suriah membuat permohonan bantuan resmi kepada Uni Eropa.

“Pagi ini, kami telah menerima permintaan bantuan dari pemerintah Suriah melalui mekanisme perlindungan sipil,” kata Komisaris Eropa untuk manajemen krisis, Janez Lenarcic kepada wartawan pada Rabu (8/2).

Menurut kebijakan Uni Eropa sendiri, suatu negara dapat meminta bantuan melalui mekanisme tersebut ketika bencana yang dialami telah di luar batas kemampuan negara.


Untuk itu, meski Damaskus tengah mendapatkan sanksi dari Uni Eropa, namun seperti dimuat The Peninsula, Eropa akan memberikan bantuan gempa.

Menanggapi mekanisme tersebut, Komisi Eropa dengan segera mendorong seluruh anggotanya untuk dapat mengirimkan daftar panjang kebutuhan yang diminta, seperti pasokan medis dan makanan ke Suriah.

"Mereka membutuhkan bantuan dalam upaya layanan penyelamatan untuk mencari dan menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan. Mereka juga membutuhkan banyak barang medis dan obat-obatan serta peralatan medis, " ujar Lenarcic.

Dalam kiriman bantuannya itu, komisi Eropa akan memastikan dan mengawasi sendiri bahwa bantuan itu akan diberikan kepada masyarakat yang memang membutuhkan, dan tidak dialihkan kepada yang lain.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya