Berita

Ledakan gas di apartemen di Tula tewaskan delapan orang/Net

Dunia

Korban Ledakan Gas di Tula Bertambah, Total Delapan Orang Tewas

KAMIS, 09 FEBRUARI 2023 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Korban tewas akibat ledakan gas di sebuah bangunan tempat tinggal berlantai lima di kota Yefremov di wilayah Tula, Rusia terus meningkat mennjadi delapan orang.

Pejabat Departemen Darurat di kota Yefremov mengatakan pada Rabu (8/2) bahwa tim penyelamat telah menemukan tiga mayat lagi di bawah reruntuhan.

Laporan awal menyebutkan ada lima korban yang ditemukan dalam peristiwa ledakan yang terjadi pada Selasa (7/2).


Gubernur Wilayah Tula, Alexei Dyumin mengumumkan para korban akan menerima santunan dan ganti rugi dari pemerintah.

"Keluarga orang yang meninggal masing-masing akan menerima 1 juta rubel. Bagi mereka yang terluka, dukungan diberikan dalam jumlah 500 ribu rubel," kata Dyumin, seperti dikutip dari Time, Kamis (8/2).

"Sehubungan dengan hilangnya harta benda, setiap anggota keluarga akan dibayar 150 ribu rubel," lanjutnya.

Pada Selasa (7/2), sebuah ledakan terjadi di sebuah apartemen berlantai lima di Yefremov di Wilayah Tula. Ledakan, yang disebabkan oleh gas yang bocor, mengakibatkan sebagian bangunan runtuh.  

Kementerian Darurat Rusia mengatakan petugas masih terus melakukan pencarian korban di antara reruntuhan.

Ledakan gas sering terjadi di bekas Uni Soviet karena jaringan pipa dan infrastruktur yang menua, serta standar keselamatan yang lemah.

Menurut kantor kejaksaan wilayah Tula, runtuhnya pintu masuk bangunan tempat tinggal panel berlantai lima pada Selasa terjadi akibat ledakan gas rumah tangga. Kantor kejaksaan mengadakan pemeriksaan atas runtuhnya sebagian rumah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya