Berita

Diskusi pemaparan Survei Nasional Perokok Pelajar/Ist

Politik

Survei IISD: 22,7 Persen Pelajar Indonesia Mengaku Pernah Merokok

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 19:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kenaikan angka perokok aktif di Indonesia seolah menjadi anomali di tengah angka perokok aktif atau adiksi terhadap rokok secara global mengalami penurunan.

Kondisi tersebut, terpotret dalam Survei Nasional Perokok Pelajar yang digelar Indonesia Institute for Social Development (IISD) bersama Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Survey diselenggarakan terhadap 1.275 pelajar SMP/sederajat dan pelajar SMA/sederajat di 175 kabupaten/kota pada akhir tahun 2022.


"Dalam survei tersebut, sebanyak 27,7 persen pelajar mengaku pernah merokok, dan 10,67 persen malah mengaku sebagai perokok aktif harian," ujar Program Manajer IISD Ahmad Fanani dalam keterangannya, Rabu (8/2).

Kata Fanani, angka tersbeut jauh melampaui harapan pemerintah dalam RPJMN 2020-2024 yang manarget penurunan prevalensi perokok anak pada 8,7 persen.

Lebih memilukan, lanjutnya, lebih dari 10 persen perokok pelajar tersebut pertama kali merokok di usia belia di bawah 10 tahun, bahkan ada yang mengaku pertama kali merokok di usia dibawah 5 tahun.

Soal cara mendapatkan rokok, masih kata Fanani, pelajar memiliki caranya masing-masing, mulai dari ketengan sampai membeliper bungkus.

"86,7 persen mengaku membeli rokok secara ketengan, dengan 47 persen di antaranya hanya membeli secara ketengan, sedangkan 39,7 persen kadang masih membeli secara bungkusan," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya