Berita

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam/RMOL

Politik

Peta Pilpres Cair karena Partai dan Koalisinya Belum Jelas Tentukan Capres-cawapres

RABU, 08 FEBRUARI 2023 | 05:52 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Lalu lintas pertemuan elite partai politik yang belakangan beda rencana koalisi akan menentukan siapa sosok calon presiden dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung pada tahun 2024 mendatang.

Meski sebelumnya sudah nampak pasti dengan Nasdem dan Partai Demokrat, PKS pada Selasa (7/2) melakukan kunjungan politiknya ke DPP Golkar. Di sisi lain, PKB yang sudah mendirikan Sekber bersama Gerindra juga akan bertandang ke Partai berlambang beringin pada Jumat (10/2) mendatang.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) Ahmad Khoirul Umam berpendapat, bisa saja pertemuan PKS dengan Golkar yang sebelumnya didahului oleh Nasdem akan berbuah pada ditariknya Golkar dan KIB ke koalisi perubahan. Alasannya, belum jelasnya tokoh capres-cawapres yang hendak diusung KIB per hari ini.


"Namun jika magnet politik KIB lebih kuat, maka ini menjadi ujian soliditas bagi koalisi perubahan yang mulai tampak solid belakangan ini," demikian analisa Umam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (7/2).

Bagi Dosen Universitas Paramadina ini, sebelum komposisi Capres-Cawapres diketok oleh KPU pada 25 November 2023 mendatang, akan terus bermunculan berbagai spekulasi yang akan diusung oleh masing partai dan gerbong koalisinya.

"Maka rekonfigurasi koalisi dan kompromi politik masih memungkinkan terjadi," pungkas Umam.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya