Berita

Masyarakat Turki saat menyaksikan operasi penyelamatan gempa bumi pada Selasa, 7 Febuari 2023/AFP

Dunia

WHO Prediksi 23 Juta Orang Terdampak Gempa di Turki dan Suriah

SELASA, 07 FEBRUARI 2023 | 19:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan 23 juta orang akan terkena dampak dari gempa berkekuatan 7,8 magnitudo yang mengguncang Turki pada Senin (6/2), yang juga turut menghancurkan sebagian Suriah.

Hingga Selasa (7/2), tercatat sudah ada lebih dari 5.000 orang korban jiwa akibat gempa di Turki dan Suriah.

Petugas senior WHO, Adelheid Marschang mengatakan cuaca dingin, banyaknya gempa susulan, dan bangunan yang runtuh telah membuat jutaan orang kemungkinan terkena dampak dari bencana ini.


“Peta ikhtisar peristiwa menunjukkan bahwa 23 juta orang berpotensi terpapar, termasuk sekitar lima juta populasi rentan,” kata Marschang, dimuat Turkish Minute.

Marschang dalam peringatannya menyebut masyarakat Suriah kemungkinan akan lebih banyak terkena dampak lantaran banyaknya krisis yang tengah terjadi di negara itu.

“Pergerakan bantuan melalui perbatasan ke barat laut Suriah kemungkinan besar akan atau sudah terganggu akibat kerusakan yang disebabkan gempa,” tambah Marschang.

Namun Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus sendiri telah berjanji akan terus mengirimkan bantuan jangka panjang. Ia mengatakan akan bekerja sama dengan semua mitra internasional untuk membantu Turki dan Suriah pulih dan bangkit kembali.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Pelajar Islam Indonesia Kutuk Trump dan Netanyahu

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Prabowo Tunjukkan Soliditas Elite Lewat Pertemuan dengan Mantan Presiden

Rabu, 04 Maret 2026 | 10:08

Bupati Pekalongan Dikabarkan Telah Jadi Tersangka Dugaan Benturan Kepentingan PBJ

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:45

Masihkah Indonesia Konsisten dengan Politik Luar Negeri Bebas Aktif?

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43

KPK Buka Peluang Periksa BPN Depok soal Suap Lahan PT KD

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:38

Irak Ikut Pangkas Produksi, Harga Minyak Makin Naik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:21

Pertemuan Elite jadi Cara Prabowo Redam Polarisasi Politik

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:15

Bursa Asia Anjlok, Kospi Jatuh Paling Dalam

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:51

Harga Emas Dunia Terkoreksi Gara-gara Dolar AS

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:41

Menaker Tetapkan Tenggat BHR Ojol 2026: Paling Lambat H-7 Lebaran

Rabu, 04 Maret 2026 | 08:26

Selengkapnya