Berita

Orang-orang tiba di tempat penampungan sementara di dalam pusat olahraga di A'zaz, Suriah

Dunia

Bantuan Kemanusiaan dari Irak dan Iran untuk Korban Gempa Tiba di Suriah

SELASA, 07 FEBRUARI 2023 | 14:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam cuaca dingin dengan suhu beku di tengah kekacauan bencana gempa, tim penyelamat terus berdatangan dari berbagai negara ke Turki dan Suriah.

Kantor berita Suriah, SANA, melaporkan pesawat yang membawa kiriman bantuan dari Irak dan Iran tiba di Bandara Internasional Damaskus pada Selasa (7/2).

Pejabat di Kementerian Luar Negeri Irak, Mahdi Ghanem, mengatakan kepada SANA bahwa setiap pesawat membawa sekitar 70 ton makanan, obat-obatan, selimut, dan persediaan yang diperlukan bagi korban bencana gempa di Suriah.


Gempa berkekuatan 7,8 SR mengguncang Turki dan Suriah pada Senin pagi, menewaskan ribuan penduduk di kedua negara.  

Perdana Menteri Irak Mohammed S. Al-Sudani mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan pasokan medis darurat, pertolongan pertama dan persediaan tempat tinggal serta obat-obatan dan bahan bakar.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian mengatakan Iran mengirim bantuan medis dan peralatan penyelamatan ke daerah itu.

Kondisi cuaca dan skala bencana membuat tim penyelamat kesulitan mencapai wilayah bencana.

Koordinator Kemanusiaan PBB di Suriah, El-Mostafa Benlamlih, mengatakan  upaya pencarian dan penyelamatan terhambat oleh  kurangnya alat berat dan mesin untuk membersihkan puing-puing.

Lebih dari 4 juta orang bergantung pada bantuan kemanusiaan di Suriah, tempat gempa terjadi, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan. Mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.

Bersamaan dengan kehancuran akibat gempa bumi, komunitas Suriah sedang berjuang melawan wabah kolera yang sedang berlangsung di tengah musim dingin yang keras dengan hujan lebat dan salju selama akhir pekan.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya