Berita

Perdana Menteri Pakistan, Shebaz Sharif dan Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

India dan Pakistan Kirim Ucapan Belasungkawa atas Gempa Turki

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 17:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemimpin Pakistan dan India menyampaikan belasungkawa atas bencana gempa bumi yang menimpa Turki bagian selatan pada Senin (6/2).

Dalam cuitannya di Twitter, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyatakan kesedihan yang mendalam kepada warga Turki dan kerabatnya, Presiden Recep Tayyip Erdogan yang tengah menghadapi bencana gempa bumi.

"Sangat sedih dengan berita gempa besar yang melanda wilayah tenggara Turki. Saya mengirimkan belasungkawa yang mendalam dan simpati yang paling tulus kepada saudara saya Erdogan, dan saudara-saudara Turki atas hilangnya nyawa yang berharga dan kerusakan infrastruktur," tulis Sharif.


Sharif mengatakan akan terus berdiri bersama Turki, seperti halnya yang pernah dilakukan oleh Ankara ketika Pakistan kesulitan.

“Perubahan iklim dan bencana alam tidak lagi terbatas pada wilayah tertentu. Ini telah menjadi masalah kelangsungan hidup umat manusia dan planet ini,” tambahnya, dimuat ABP News.

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi turut menyampaikan pesan yang serupa. Dalam pesannya di Twitter, ia mengirimkan doa, agar para korban selamat segera pulih.

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa India akan terus berada di samping masyarakat Turki, dengan menawarkan bantuannya sebagai bentuk solidaritas dari negaranya kepada Turki yang sedang tertimpa musibah.

"India berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Turki dan siap menawarkan semua bantuan yang mungkin untuk mengatasi tragedi ini," cuitnya.

Gempa yang mengguncang Turki bagian selatan pada Senin pagi dilaporkan telah menelan lebih dari 600 korban jiwa, baik di Turki maupun Suriah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya