Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Satu Dekade Tak Terlihat, Kolera Kembali Terdeteksi di Afrika Selatan

SENIN, 06 FEBRUARI 2023 | 10:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Afrika Selatan kembali mencatat dua kasus kolera pada Minggu (5/2), setelah lebih dari satu dekade wabah tersebut tidak terlihat di negara itu.

Menurut laporan dari Departemen Kesehatan, dua oranf yang terkonfirmasi positif diyakini telah terinfeksi dari Malawi, negara tetangga yang saat ini tengah menghadapi ratusan kasus kematian akibat kolera.

Dimuat Anadolu Agency pada Senin (6/2), dua orang yang terinfeksi itu sempat melakukan perjalanan dari Johannesburg ke Malawi untuk menghadiri upacara pemakaman. Mereka mengalami gejala kolera ketika kembali ke negaranya.


“Kontak dekat (anggota keluarga) dari salah satu pasien dirawat di rumah sakit pada 4 Februari dengan diare dan dehidrasi, itu dianggap sebagai kasus yang mungkin terjadi,” kata departemen kesehatan.

Saat ini departemen kesehatan tengah menunggu hasil tes laboratorium, dan telah menindaklanjuti kontak erat yang pernah bertemu dengan kedua pasien tersebut baru-baru ini.

Otoritas Afrika Selatan juga telah menyerukan kewaspadaan kepada seluruh warga negaranya, dan mendesak masyarakat untuk menjaga kebersihan, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah menggunakan toilet, serta membersihkan tangan sebelum makan.

Bakteri vibrio cholerae biasanya terjadi di lingkungan dengan sanitasi yang tidak memadai dan akses yang sulit untuk mendapatkan air minum yang bersih.

Afrika Selatan terakhir kali mencatat kasus wabah kolera pada lebih dari satu dekade lalu, dengan sekitar 12 ribu kasus melanda di negara itu, karena terinfeksi dari negara tetangga Zimbabwe, yang telah lebih dulu mengalami wabah infeksi diare akut tersebut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya