Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Banyak Kecelakaan di Laut, TNI AL: Waspadai Cuaca Ekstrem Selama Februari 2023

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 21:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI Angkatan Laut menghimbau masyarakat di seluruh Indonesia untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari cuaca ekstrim yang terjadi selama beberapa hari kebelakang ini khususnya bagi masyarakat yang beraktivitas di laut.

Demikian disampaikan Dinas Penerangan TNI AL dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu (5/2).

Dijelaskan, dampak cuaca ekstrem, telah mengakibatkan sejumlah kecelakaan laut di berbagai perairan Indonesia seperti yang terjadi di Banten baru-baru ini.  


Akibat kecelakaan itu mengakibatkan nelayan Banten terombang ambing terbawa arus laut selama 5 hari dan ditemukan oleh TNI AL terdampar di Pantai Tasikmalaya.

Kemudia, kecelakaan Kapal Samiasih di Muara Angke, lalu kecelakaan KM Nuraini Jaya 01 saat akan menuju Batam dan berhasil diselamatkan KRI Bubara-886 dan sejumlah kecelakaan laut lainnya.

“BMKG pun telah menginformasikan tentang waspada potensi cuaca ekstrem selama bulan Februari 2023 yang akan terjadi di 32 wilayah, dan 31 wilayah diantaranya akan terjadi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang memiliki potensi menimbulkan bencana, atau bahkan menimbukan korban jiwa,” demikian bunyi keterangan Dispenal.

Oleh sebab itu TNI AL terus menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan literasi secara lebih masif untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat serta pihak terkait dalam pencegahan risiko bencana hidrometeorologi (banjir, longsor, banjir, angin kencang, puting beliung dan gelombang tinggi), terlebih khusus bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di daerah pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi dan angin kencang agar selalu waspada terhadap potensi peningkatan gelombang tinggi di beberapa wilayah perairan Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali diberbagai kesempatan telah menginstruksikan ke jajarannya agar memiliki kesiagaan dan kesiapan tinggi dalam merespon segala kedaruratan yang terjadi pada misi perang maupun misi kemanusiaan yang terjadi di masyarakat.



Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Kemenkop Akselerasi Penerima PKH Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:44

DPR Wajib Awasi Partisipasi Indonesia di BoP dan ISF

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:42

Polisi Gadungan Penganiaya Pegawai SPBU Dibekuk

Selasa, 24 Februari 2026 | 21:18

BPC HIPMI Rembang Dukung Program MBG Lewat Pembangunan SPPG

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:56

Posisi Strategis RI di Tengah Percaturan Geopolitik

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:55

Pertamina Harus Apresiasi Petugas SPBU Disiplin SOP Hingga Dapat Ancaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:21

Menkop Ajak Seluruh Pihak Kolaborasikan KDKMP dan PKH

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19

Setop Alfamart dan Indomaret Demi Bangkitnya Kopdes

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:52

PDIP soal Ambang Batas Parlemen: Idealnya Cukup 5-6 Fraksi di DPR

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:29

BNI Ingatkan Bahaya Modus Phishing Jelang Lebaran

Selasa, 24 Februari 2026 | 19:25

Selengkapnya