Berita

Ilustrasi/Net

Global

Pemerintah Sosialisasi Program Kesejahteraan Publik, Pemuda di Jammu dan Kashmir Antusias

MINGGU, 05 FEBRUARI 2023 | 11:13 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam rangka meningkatkan kesadaran terkait program kesejahteraan publik kepada pemuda di Jammu dan Kashmir (J&K), pemerintah telah menyelenggarakan pameran tiga hari di Kashmir selatan.

Dimuat ANI News pada Rabu (1/2), pameran yang diselenggarakan oleh Biro Pusat Komunikasi dan Informatika Politeknik Tinggi Awantipora ini telah berhasil menggaet ratusan pemuda dan pemudi setempat di sana.

Menurut Petugas Publisitas Lapangan (CBC), Mohammad Shahid, melalui acara tersebut, pemerintah berupaya untuk menyebarkan kesadaran remaja agar mereka dapat turut berpartisipasi atas seluruh program pemerintah di daerah terpencil, pedesaan dan perbatasan.


“Keberhasilan skema sentral di Jammu dan Kashmir bergantung pada kesadaran publik. Kepentingan masyarakat adalah bukti bahwa mereka berjuang untuk masa depan yang lebih baik,” kata Shahid.

Selama menjalankan program ini, masyarakat telah diberikan buklet yang berisi informasi tentang berbagai macam skema pemerintah, khususnya skema dari Departemen Pertanian.

Salah satu pemuda setempat mengaku bersyukur atas sosialisasi yang dilakukan pemerintah, sebab, sebelumnya ia merasa kesulitan untuk mendapatkan seluruh informasi-informasi tersebut.

“Program-program ini memberi kami informasi tentang skema ini. Sebelumnya, ketika kami mengunjungi kantor untuk mengetahuinya, kami tidak dapat memperoleh informasi yang masuk akal,” kata seorang warga setempat.

Setelah acara tersebut, Sahid mengapresiasi seluruh masyarakat di Kashmir selatan, khususnya para pemuda karena telah menunjukkan antusiasnya untuk mengikuti program tersebut. Menurut Sahid, antusias para pemuda itu telah mencerminkan bahwa mereka peduli untuk membangun wilayahnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya