Berita

Penyimpanan minyak goreng curah/RMOLJabar

Nusantara

Minyakita Langka, Warga Tasikmalaya Beralih ke Minyak Goreng Curah

SABTU, 04 FEBRUARI 2023 | 22:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Minyak goreng kemasan subsidi pemerintah dengan merek Minyakita mengalami kelangkaan di pasaran. Akibatnya, sebagian warga mulai beralih membeli minyak goreng curah.

Kelangkaan Minyakita, salah satunya terjadi di Pasar Tradisional Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Lara pelanggan kini mulai beralih dengan membeli minyak goreng curah karena mudah dijangkau dan harganya lebih murah.

Salah seorang warga Kota Tasikmalaya, Gino (47) mengaku, terpaksa membeli minyak goreng curah untuk dijualnya kembali karena kesulitan mendapatkan minyak goreng kemasan merek Minyakita sejak 2 pekan terakhir.


“Sekarang beli minyak curah karena Minyakita lagi langka. Biasanya dulu sering beli Minyakita sehari dapet dua dus buat dijual lagi,” kata Gino dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (4/1).

Lebih lanjut, Gino menuturkan, ketersediaan Minyakita di pasaran saat ini memang terbilang sulit. Sekalipun minyak kemasan program Kementerian Perdagangan tersebut ada di pasaran, kini harganya telah mengalami kenaikan.

“Dulu mah harga Minyakita cuman Rp 145.000-150.000 per dus atau Rp 12.500 per liternya dan dijual kembali seharga Rp14.000 per liter sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi). Namun sekarang jadi naik harganya bisa mencapai Rp 16.000 sampai Rp 17.000 per liter untuk dijual kembali,” tuturnya.

Ia berharap, pemerintah segera turun tangan mengatasi kelangkaan Minyakita di pasaran. Terlebih jelang bulan Ramadhan yang kini tinggal satu bulan lagi, ketersediaan minyak goreng murah sangat dibutuhkan masyarakat.

“Pemerintah harus segera mencari solusi yang terbaik untuk masyarakat, dengan kembali menyediakan stok minyak goreng murah di pasar,” pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya