Berita

Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana saat menerima keluarga korban Kanjuruhan/Ist

Presisi

Kapolres Malang Terima Kunjungan Keluarga Korban Kanjuruhan

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 20:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Resor Malang, menerima kunjungan keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Sejumlah 10 orang perwakilan keluarga disambut langsung oleh Kapolres Malang AKBP Putu Kholis Aryana di Lobby Utama Polres Malang.

Putu mengatakan, silaturahmi itu sekaligus untuk mendengar dan menyerap aspirasi dari pihak keluarga korban. Kegiatan juga dilakukan sebagai tindak lanjut dari pertemuan maupun diskusi yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kesempatan kali ini bertemu, komunikasi, ada beberapa masukan yang disampaikan, kami tindak lanjuti semuanya,” kata AKBP Putu saat ditemui di Polres Malang, Jumat (3/2).


Putu menambahkan, ada beberapa hal yang disampaikan oleh perwakilan keluarga korban, diantaranya tentang pemulihan psikis, aspek perekonomian, pekerjaan, hingga jenjang pendidikan yang ikut terdampak dari peristiwa Kanjuruhan.

"Ada beberapa hal yang bisa langsung kami kerjakan, ada juga yang kami laporkan kepada jajaran Forkopimda," ujarnya.

Putu menyebut, Polres Malang akan terus memberikan dukungan dan perhatian kepada korban tragedi Kanjuruhan. Pendampingan terhadap keluarga korban mulai dari penanganan pemulihan psikis hingga bantuan-bantuan lain yang dibutuhkan akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami juga ucapkan terimakasih kepada jajaran Forkopimda yang selama ini terus berkomitmen untuk membantu penanganan dan pemulihan korban Tragedi Kanjuruhan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan keluarga korban yang hadir.

Sementara itu, perwakilan keluarga korban Vincencius Sari mengatakan, dirinya bersyukur bisa hadir dalam silaturahmi siang itu. Menurutnya, saat ini keluarga korban sedang dalam fase menata hati dan mental yang mulai membaik.

Vincensius juga mengucapkan terimakasih kepada kepolisian yang telah memfasilitasi keluarga korban dengan layanan Trauma Healing, sehingga bisa lebih tenang meskipun terkadang masih teringat bayang-bayang peristiwa tersebut.

“Sebelumnya kami sangat menutup diri terhadap kepolisian, tetapi dengan adanya kesadaran maupun komunikasi dengan Polres Malang kami mulai sadar dan membuka diri,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Vincencius, keluarga korban fokus untuk melakukan doa dan pemulihan mental. Saat ini, yang diharapkan adalah doa terbaik ditujukan bagi seluruh almarhum agar bisa tenang dan masuk surga.

“Kami meminta doa yang tulus atas korban yang telah meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan, karena yang kita butuhkan saat ini adalah doa, bukan hal lainnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Vincensius juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak khususnya kepolisian dan semua elemen yang telah mendukung pemulihan mental keluarga korban.

"Termasuk daei Aremania dan organisasi-organisasi lain yang peduli kepada kami," ungkapnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya