Berita

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto/Net

Politik

PDIP Pilih Proporsional Tertutup, Hasto: Pesan Ibu Megawati, Berpolitik Memang Terkadang Melawan Arus

JUMAT, 03 FEBRUARI 2023 | 13:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pesan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, dalam berpolitik kadang harus melawan arus. Termasuk menyangkut perdebatan mengenai sistem pemilihan proporsional tertutup atau terbuka.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam Seminar Nasional Daulat Pangan Wujudkan Kesejahteraan Petani dan Konsolidasi Program Mari Sejahterakan Petani (MSP) di Kantor Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (3/2).

"Berpolitik memang terkadang melawan arus, (seperti) yang disampaikan oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, menempuh jalan ideologi bukanlah jalan yang mulus, tetapi jalan yang terjal bahkan kadang berliku, penuh dengan jebakan-jebakan politik," tutur Hasto.


Politikus asal Yogyakarta ini menyebut, sikap politik yang kadang melawan arus juga harus ditempuh PDIP dalam menyikapi soal sistem Pemilu 2024. Meskipun 8 fraksi di DPR RI mengambil sikap menolak sistem Proporsional Tertutup dan memilih menggunakan sistem Proporsional Terbuka pada Pemilu mendatang.

Menurut Hasto, Proporsional Terbuka yang dipilih partai lain dalam sistem pemilu agaknya diorientasikan pada basis popularitas dan nepotisme.

"Menjadi anggota dewan tidak hanya bisa mengandalkan saya keluarga pejabat A, saya istri dari pejabat B, saya anak dari pejabat C, itu kalau Proporsional Terbuka," tegas Hasto.

Atas dasar itulah, dalam memperjuangkan politik kebenaran, PDIP percaya menjadi anggota Dewan di seluruh tingkatan harus dipersiapkan melalui sistem Proporsionap Tertutup. Berbeda dengan sistem Proporsional Terbuka yang cenderung menempatkan parpol kurang bertanggung jawab dalam mempersiapkan kualitas kadernya.

Lebih jauh, dijelaskan Hasto, anggapan pendukung sistem Proporsional Terbuka bahwa sistem tertutup akan seperti “membeli kucing dalam karung”, sangat tidak berdasar. Menurutnya, tidak ada fakta yang mendukung tudingan itu. Sebaliknya, sistem Proporsional Tertutup justru punya banyak bukti kebaikan.

“Pemimpin yang ada di PDI Perjuangan saat ini (Jokowi, Ganjar, Risma, Pramono Anung, Abdullah Azwar Anas, red), semua lahir dari Proporsional Tertutup. Karena kita di partai sudah menyiapkan. Kita komitmen ingin ingin mencari di dalam rekrutmen anggota legislatif, adalah mereka yang betul-betul hebat untuk ditempatkan,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya