Berita

Wakil Ketua Umum PBNU KH Nusron Wahid/Net

Politik

Nusron Wahid: Tidak Usah Berlebihan, Siapapun Boleh Kasih Ucapan Selamat 1 Abad NU

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 21:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jelang peringatan puncak acara 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) di Sidoarjo, Jawa Timur muncul kritikan terkait banyaknya baliho ucapan selamat datang kepada para nahdliyin dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Kritikan terbuka disampaikan oleh Wakil Ketua PWNU Abdus Salam Sohib. Pria yang disapa Gus Salam mencium gelagat bau-bau politis di spanduk yang ada di jalanan,  di sekitar venue Puncak Peringatan 1 Abad NU, yang dipusatkan di Jawa Timur.

Merespons hal itu, masyarakat diimbau tidak berlebihan menanggapi banyaknya baliho ucapan selamat 1 Abad NU dari Menteri BUMN Erick Thohir. Sebab, Erick saat ini diamanahi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai Ketua Steering Committee pelaksanaan rangkaian peringatan 1 Abad NU.


Imbauan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PBNU Nusron Wahid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/2).

Nusron meminta semua pihak tidak usah berlebihan. Kata Nusron seluruh pihak boleh memberikan ucapan selamat datang, dalam bentuk apapun.

"Siapapun boleh kasih ucapan selamat dalam bentuk spanduk, baliho, umbul-umbul, ataupun di sosmed berkaitan dengan pelaksanaan Peringatan 1 Abad NU," kata Nusron Wahid, Kamis (2/2).

Dalam pandangan Nusron, dalam kapasitasnya sebagai Ketua Steering Comitee di dalam Pelaksanaan Rangkaian kegiatan 1 Abad NU, Erick Thohir sudah banyak berperan dan membantu.

Bantuan itu, baik dari sisi jejaring pelibatan pihak lain yang memberikan kobtribusi, hingga pengakselerasian program-program pemerintah dengan NU.

"Jadi tidak aneh kalau Pak Erick pasang spanduk. Apalagi spanduknya itu dengan nada ucapan selamat dan simpatik. Bukan himbauan yang negatif," ujarnya.

Artinya, kata Nusron, siapapun boleh kasih ucapan selamat. Apalagi Ketua Steering Committee.

"Masak Ketua SC enggak boleh kasih ucapan. Bupati, gubernur, Presiden, anggota DPR sampai agama lain pun kasih ucapan selamat. Jadi ini tidak masalah besar dalam kontek berjam'iyyah NU" tutur mantan Ketua Umum GP Ansor ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya