Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Bendung Ancaman China, AS Perluas Pangkalan Militer di Filipina

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 19:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Rencana perluasan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Filipina akan segera terealisasi menyusul peningkatan ancaman Beijing di Laut China Selatan.

Menurut laporan The Washington Post pada Kamis (2/2), AS berencana membuka sebanyak empat lokasi militer baru di Filipina.

Dua dari fasilitas militer yang diusulkan akan ditempatkan di pulau utara, Luzon, untuk memberi pasukan AS keuntungan strategis jika terjadi konflik di Taiwan atau Laut China Selatan.


Pengumuman resmi atas perlusan pangkalan militer diharapkan dapat tercapai selama pertemuan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin dengan Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr pada Minggu (5/2).

Hubungan AS dan Filipina sempat tegang ketika mantan Presiden Rodrigo Duterte mengancam akan mengakhiri Visiting Forces Agreement, sebuah perjanjian yang memberikan perlindungan hukum kepada militer AS di Manila.

Namun, ketika Marcos terpilih, kebijakan Filipina menjadi condong ke AS.

Terlihat ketika Manila membatalkan perjanjian untuk membeli helikopter angkut berat dari Rusia dan mempertimbangkan untuk membelinya dari AS.

Awal tahun ini, kedua negara berjanji untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan transfer teknologi untuk memodernisasi Angkatan Bersenjata Filipina.

Dialog maritim juga akan segera dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kegiatan maritim bersama.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya