Berita

Pengamat politik Rocky Gerung di Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso/Repro

Politik

Rocky Gerung: Prestasi Jokowi Enggak Ada, Saya Juga Bisa Bikin Jalan Tol kalau Pakai Utang

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 10:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tidak ada prestasi yang membanggakan di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo selama hampir dua periode. Yang ada, kebijakan-kebijakan pemerintah justru menyengsarakan rakyat.

"Kalau ditanya, apa prestasi Pak Jokowi? Enggak ada. Tunjukkan saja," kata pengamat politik Rocky Gerung saat mengisi ceramah di Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso, Rabu lalu (11/1).

Salah satu yang disinggung adalah soal pembangunan infrastruktur. Di era Presiden Jokowi, pembangunan infrastruktur menjadi hal yang dianggap membanggakan.


Namun pandangan Rocky Gerung justru sebaliknya. Sebut saja pembangunan jalan tol yang diklaim sudah terbangun lebih dari 1.700 km di era Jokowi.

Jika ditelaah lebih dalam, pembangunan jalan tol justru memberatkan masyarakat karena dibangun menggunakan utang.

"Lain cerita kalau Pak Jokowi bilang, 'saya bikin jalan tol sesuai dengan janji saya, yaitu tidak berutang'. Ini jalan tol pakai utang dan utang itu kemudian dibebankan kepada rakyat," tegasnya.

Imbas dari utang tersebut, pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluarkan kebijakan menyengsarakan rakyat demi menutup utang. Termasuk dengan menaikkan pajak rakyat.

"Setiap hari Sri Mulyani mencari cara untuk majakin rakyat. Macam-macam dipajaki, demi membayar utang itu. Jalan tol itu, kalau saya bisa berutang, saya sendirian bisa bikin jalan tol dengan kumpulkan 10 arsitek, gampang saja kan," tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya