Berita

Iron Dome/Net

Dunia

Rusia Tegur Netanyahu Soal Kemungkinan Pengiriman Iron Dome Israel ke Kyiv

KAMIS, 02 FEBRUARI 2023 | 07:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu soal kemungkinan pengiriman bantuan militer ke Ukraina mendapat tanggapan tegas dari Moskow.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan pada Rabu (1/2), bahwa siapa pun yang berspekulasi tentang pengiriman senjata ke Ukraina akan meningkatkan konflik.

Pernyataan Zakharova datang setelah wawancara Netanyahu dengan CNN pada Selasa, di mana perdana menteri Israel itu mengatakan dia tidak mengesampingkan kemungkinan pengiriman sistem pertahanan rudal Iron Dome ke Kyiv, sesuatu yang ditolak mentah-mentah oleh pendahulunya.


“Semua negara yang memasok senjata ke Ukraina harus memahami bahwa kami akan menganggap senjata ini sebagai target yang sah untuk angkatan bersenjata Rusia,” kata Zakharova kepada wartawan di Moskow, seperti dikutip dari RT, Kamis (2/2).

Zakharova juga mengingatkan bahwa setiap upaya untuk pasokan senjata tambahan akan mengarah pada eskalasi krisis. Semua orang harus menyadari hal ini, menurutnya.

Netanyahu, yang baru saja kembali sebagai perdana menteri setelah 18 bulan tidak berkuasa, melakukan wawancara dengan Jake Tapper dari CNN.  Di antara percakapannya, ada terselip pernyataan tentang kemungkinan menengahi konflik antara Moskow dan Kyiv atau mendukungnya dengan pasokan.

Menteri Pertahanan Benny Gantz menjelaskan pada November bahwa Israel tidak memiliki basis produksi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan Ukraina, sementara seorang penasihat militer senior mengatakan negara itu enggan memusuhi Rusia, yang memiliki kehadiran militer yang besar di negara tetangga Suriah.

Perubahan hipotetis Israel tentu saja mungkin ada hubungannya dengan Amerika Serikat, yang mendanai Iron Dome atau Kubah Besi, sistem pertahanan udara Israel, hingga 1 miliar dolar per tahun.

Iron Dome digunakan Israel untuk melawan roket yang diluncurkan oleh Hizbullah dan Hamas. Israel sebelumnya menolak permintaan Ukraina untuk mengirim pasokan senjata itu pada Oktober lalu.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya