Berita

Presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Rabu sore (1/2)/Net

Politik

Jokowi Nginep di Bali, Nasdem Aman?

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 18:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di tengah ramainya isu perombakan kabinet, Presiden Joko Widodo justru terbang ke Bali untuk melakukan kunjungan kerja pada Rabu sore (1/2).

Jokowi bahkan sudah tiba di Bandar Udara (Bandara) Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung sekitar pukul 16.50 WITA menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Presiden Jokowi turut didampingi oleh Ibu Negara, Iriana Jokowi.

Di Bali, Presiden Jokowi akan langsung menuju Kabupaten Gianyar untuk meresmikan Pasar Seni Sukawati, Kabupaten Gianyar. Setelah peresmian, Kepala Negara diagendakan akan langsung menuju hotel tempat bermalam untuk melanjutkan kegiatan keesokan harinya.


Artinya, Kepala Negara tidak akan berada di Jakarta hingga esok. Di sisi lain, sebelumnya publik diramaikan dengan isu perombakan Kabinet Indonesia Maju. Hal ini merujuk pada kebiasaan Jokowi yang kerap memilih Rabu Pon sebagai waktu “sakral” perombakan kabinet.

Dari isu perombakan kabinet ini, Nasdem menjadi partai politik yang dinilai paling rawan terkena reshuffle. Hal ini berkaitan dengan sikap Nasdem yang sudah mendeklarasikan bakal calon presiden 2024, yakni Anies Baswedan.

“Alasan reshuffle tak lain karena Nasdem sudah mendeklarasikan capres. Persoalannya, Jokowi sedang geram dengan Nasdem (karena tidak mendukung capres pilihan Jokowi). Beda cerita kalau Nasdem pilih Ganjar, mungkin tidak kena reshuffle,” kata Direktur Political anda Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie kepada Kantor Berita Politik RMOL belum lama ini.

Di saat Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Bali, Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh juga memilih bermanuver politik ke Partai Golkar. Surya Paloh langsung menemui Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya