Berita

Bacapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan/Net

Politik

Usung Anies Baswedan, Koalisi Perubahan Unggul Jumlah Kursi Dibanding KIB, KIR, dan PDIP

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 12:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koalisi Perubahan yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) punya keunggulan yang bisa jadi modal penting untuk memenangkan Pilpres 2024. Di mana kursi yang diperoleh Koalisi Perubahan lebih banyak dibanding koalisi lainnya.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, melihat jumlah kursi yang ada baik di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Indonesia Raya (KIR), maupun PDI Perjuangan, Koalisi Perubahan yang mengusung Anies memang punya lebih banyak.

Di mana, Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan PKS memiliki 163 kursi. Sedangkan KIB yang terdiri dari Partai Golkar, PAN, dan PPP punya 148 kursi.


Lalu KIR yang terdiri dari Partai Gerindra dan PKB mempunyai 136 kursi. Sedangkan PDIP telah memiliki 128 kursi.

Hal ini, lanjut akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, menjadi modal besar bagi koalisi Anies untuk memenangkan kontestasi Pilpres 2024. Sekaligus menjadi kelebihan tersendiri bagi koalisi pengusung Anies Baswedan.

"Dengan kalkulasi itulah maka apabila dihitung dari jumlah kursi dan komposisi suara, koalisi Anies akan lebih mudah untuk memenangkan Pilpres 2024. Dengan jumlah kursi yang ada, maka akan semakin memudahkan bagi Koalisi Perubahan untuk mengoptimalkan mesin partai," jelas Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/2).

"Ditambah lagi sosok capres Anies yang dapat mendongkrak suara, seperti yang dapat kita lihat pada kesempatan sosialisasi bersangkutan di daerah yang menarik simpati publik," pungkas Saiful.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya