Berita

Seorang anggota Tim Manajemen Insiden mengoordinasikan pencarian kapsul radioaktif yang hilang oleh kontraktor yang disewa Rio Tinto/Net

Dunia

Badan Nuklir Australia Bantu Cari Kapsul Radioaktif yang Hilang

RABU, 01 FEBRUARI 2023 | 09:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perburuan mencari kapsul radioaktif yang hilang di sepanjang jalan Australia Barat menjadi lebih ringan setelah Badan Perlindungan Radiasi dan Keselamatan Nuklir Australia (ARPANSA) turut ambil bagian.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (30/1), ARPANSA menyebut pihaknya telah mengirimkan tim yang dilengkapi dengan alat khusus untuk menemukan kapsul mini berbahaya itu.

"ARPANSA telah mengirimkan tim pengerahan dengan peralatan deteksi khusus yang dipasang di mobil dan portabel untuk mendukung pencarian rute transportasi antara wilayah Pilbara dan Perth," ungkap pernyataan itu, seperti dimuat Street Insider.


Kontribusi ARPANSA dalam pencarian akan mulai dilakukan pada Selasa (31/1).

Selain ARPANSA, Organisasi Sains dan Teknologi Nuklir Australia (ANSTO) juga telah mengirimkan tim penyebaran spesialis layanan radiasi, dan peralatan deteksi serta pencitraan untuk membantu pencarian.

Aparat di wilayah Australia Barat sedang menangani tugas berat untuk mencari sebuah kapsul radioaktif milik perusahaan tambang Ri Tinto yang jatuh dari sebuah truk di sepanjang 1.400 kilometer dari Newman ke Kimberley, Perth.

Dampak radiasi dari kapsul yang biasa digunakan untuk mengukur biji besi itu mendorong pemerintah setempat mengumumkan periangatan bahaya pada Minggu (30/1).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya