Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Muslim Yakin Koalisi Perubahan Bikin Koalisi Lain Tertantang Deklarasikan Capresnya

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 17:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Setelah resmi mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres), Partai Nasdem, Partai Demokrat dan PKS harus segera membikin Sekretariat Bersama (Sekber). Hal itu perlu dilakukan agar koalisi lainnya menjadi lebih tertantang.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, Demokrat dan PKS seharusnya sejak awal bersama-sama dengan Nasdem mendeklarasikan Anies sebagai capres. Argumentasinya,  Nasdem yang berada di dalam pemerintahan berani usung Anies dari jauh-jauh hari.

Artinya, Demokrat dan PKS yang berada di luar pemerintahan seharusnya sejak awal lebih berani dari Nasdem.


"Ya terlambat sih, tapi sudah lah. Sekarang Demokrat dan PKS telah nyatakan dukungan Anies sebagai Capres. Mestinya langsung dibentuk posko atau Sekber pemenangan Anies. Dan itu akan sangat efektif. Tidak perlu ulur waktu," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (31/1).

Jika sudah membentuk Sekber kata Muslim, maka Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Koalisi Indonesia Raya (KIR) dan PDI Perjuangan akan tertantang untuk segera mendeklarasikan capresnya masing-masing.

"Dan itu akan memberi keleluasaan kepada capres masing-masing untuk jualan visi misinya lebih leluasa. Dan rakyat pun punya waktu luang lebih banyak untuk uji publik masing-masing capres," pungkas Muslim.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya