Berita

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo/Ist

Bisnis

BTN Raih Indonesia Top 3 PLCs dan ASEAN Asset Class PLCs

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 16:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meraih penghargaan Indonesia Top 3 Public Listed Companies (PLCs) dan ASEAN Asset Class PLCs dalam ajang Apresiasi Hasil Penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Tahun 2021.

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan, penghargaan tersebut membuktikan implementasi GCG Bank BTN telah mendapatkan pengakuan hingga ke ASEAN.

Penghargaan tersebut akan menjadi pemicu semangat seluruh insan BTN untuk berkinerja lebih baik. Bank BTN, kata Haru, akan menjaga kepercayaan seluruh stakeholder dengan melaksanakan tata kelola perusahaan yang baik, berlandaskan pada prinsip-prinsip prudential banking & good corporate governance secara berkesinambungan dalam menjalankan operasional bisnis perseroan.


“Saya mewakili seluruh jajaran manajemen berterima kasih atas apresiasi kepada BTN sebagai salah satu dari Top Public Listed Companies yang mendapatkan kepercayaan sebagai penerima penghargaan ACGS Tahun 2021,” ujar Haru pada peluncuran roadmap Pasar Modal Indonesia 2023-2027 & Pemberian apresiasi Hasil Penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) Tahun 2021 di Jakarta, Selasa (31/1).

Senada dengan Haru, Direktur Human Capital, Compliance & Legal Bank BTN, Eko Waluyo akan melanjutkan pencapaian tahun-tahun sebelumnya.

Bank BTN tercatat sudah memperoleh penghargaan Most Improved di tahun 2015, Top 50 ASEAN PLC’s dan Top 3 Indonesia PLC’s pada tahun 2017, dan Top 3 PLC’s dan 10 Perusahaan tercatat sebagai ASEAN Asset Class tahun 2019.

“Penghargaan ini menjadi tantangan Bank BTN untuk mempertahankan dan memastikan implementasi dan praktik tata kelola (GCG) di lapangan benar-benar sesuai dengan penilaian ACGS 2021," jelas Eko.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya