Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Prancis Siap Kirim Jet Tempur F-16 ke Ukraina, Tapi dengan Syarat

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 12:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sementara Jerman dan AS telah menegaskan tidak akan mengirim jet tempur F-16 ke Ukraina, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada Senin (30/1) bahwa negaranya tidak menutup kemungkinan untuk melakukannya.

Ditanya pada konferensi pers di Den Haag apakah Prancis mempertimbangkan untuk mengirim pesawat tempur, Macron mengatakan siap melakukannya selama kondisi tertentu terpenuhi.

"Di antara syarat-syarat itu: bahwa menyediakan peralatan semacam itu tidak akan mengarah pada peningkatan ketegangan atau digunakan untuk menyentuh tanah Rusia, dan itu tidak akan melemahkan kapasitas tentara Prancis,” kata Macron, seperti dikutip dari AFP, Selasa (31/1).


Dia juga mengatakan Ukraina harus secara resmi meminta pesawat tersebut.

Pernyataan serupa disampaikan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. Ia mengatakan sejauh ini Ukraina belum secara resmi meminta jet tempur F16 Belanda.

“Tidak ada pembicaraan tentang pengiriman F-16 ke Ukraina. Tidak ada permintaan," kata Rutte.

"Tidak ada pantangan, tetapi ini akan menjadi langkah selanjutnya yang sangat besar," ujarnya.

“Sangat penting bagi kami untuk terus mendukung Ukraina dan bahwa Ukraina menyampaikan kepada kami apa yang mereka butuhkan,” tambah Rutte.

Sementara itu di Washington, ketika ditanya oleh seorang reporter pada Senin apakah pemerintahannya mempertimbangkan untuk mengirim jet tempur F16 ke Ukraina, Presiden AS Joe Biden menjawab "tidak".

Hal senada juga disampaikan oleh Kanselir Jerman Olaf Scholz yang menolak mengirim jet tempur dengan alasan bahwa pihaknya tidak sedang berperang dengan Rusia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya