Berita

Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh/Net

Politik

Pilih Tinggalkan Anies atau Jokowi, Ini Konsekuensi untuk Nasdem

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 07:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keputusan Partai Nasdem untuk mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) telah memicu gejolak hubungan dengan Joko Widodo.

Hal ini membuat partai pimpinan Surya Paloh itu dihadapkan pada pilihan antara Anies atau Jokowi, dengan konsekuensi dari masing-masing pilihan.

"Pilihan bagi Nasdem hanya dua, tinggalkan Anies atau tinggalkan Jokowi," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (31/1).


Muslim menilai, jika Nasdem lebih memilih meninggalkan Anies, maka diyakini partai akan hancur. Sedangkan jika memilih meninggalkan Jokowi, maka diyakini Nasdem akan selamat.

"Mengapa demikian? Anies punya kekuatan riil. Karena kepribadian, kecerdasan, dan track record-nya selama di DKI. Ketika dipecat sebagai menteri, Anies dapat menang di Pilgub DKI dan sukses pimpin DKI," kata Muslim.

Bahkan menurut Muslim, Jokowi pun tertolong oleh Anies saat pandemi Covid-19. Di mana, banyak janji-janji yang tidak ditepati Jokowi di DKI Jakarta. Akan tetapi, dapat diatasi oleh Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Salah satu contohnya banjir. Di era Anies pimpin DKI, banjir relatif teratasi dengan baik. Jokowi malah cuma ngomong doang dan lain-lain. Di saat Covid, Anies bertindak duluan untuk selamatkan Indonesia dari Covid, Jokowi malah terlambat dan sebagainya. Itu buktinya Anies selamatkan Jokowi," pungkas Muslim.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya