Berita

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI/Net

Politik

KPU Mulai Seleksi Jajaran di 20 Provinsi, Koalisi Sipil Wanti-wanti Oknum Terduga Curang Terpilih Lagi

SELASA, 31 JANUARI 2023 | 02:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Proses seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) yang tengah dilangsungkan KPU RI di 20 provinsi, bahkan telah menetapkan tim seleksi (timsel) sebagai pelaksananya, diberikan catatan oleh Koalisi Sipil Kawal Pemilu Bersih.

Perkumpulan yang menyuarakan dugaan kecurangan dalam proses awal Pemilu Serentak 2024 yang berlangsung tahun lalu, yakni tahap pendaftaran hingga verifikasi faktual, mewanti-wanti calon anggota KPUD terpilih adalah oknum yang telah menjabat sebelumnya dan diduga terlibat dalam dugaan pelanggaran yang terjadi itu.

"Kita semua sepakat di koalisi ingin mengingatkan agar dalam proses seleksi, jangan dipilih lagi mereka yang nyata telah ikut di dalam proses kecurangan," ujar perwakilan Koalisi, Hadar Nafis Gumay, dalam jumpa pers virtual pada Senin (30/1).


Menurutnya, dugaan kecurangan yang terjadi pada tahapan awal Pemilu Serentak 2024 tahun lalu harus menjadi pengalaman berharga bagi semua pihak, khususnya masyarakat untuk bisa ikut memelototi proses seleksi yang berjalan, agar terpilih anggota KPUD yang independen.

"Kalau model-model seperti ini (terlibat dugaan kecurangan) yang akan mengisi, melanjutkan pekerjaan pemilu di daerah, maka jangan berharap pemilu kita bisa menjadi pemilu yang dapat dipercaya, yang demokratis, yang menghasilkan pemerintahan yang punya legitimasi tinggi," demikian Hadar menambahkan.

Proses seleksi anggota KPUD pada tahun ini terbilang sebagai sesi pertama. Karena, baru KPU di 16 wilayah provinsi yang masa jabatan anggotanya habis tahun ini. Selain itu, ada empat Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua yang kursi komisionernya perlu diisi.

Pada tahun 2023 ini juga, KPU RI akan melakukan proses seleksi Anggota KPUD di 118 wilayah kabupaten/kota. Namun khusus untuk yang di tingkat provinsi, KPU RI telah menetapkan nama anggota timsel yang akan bekerja mulai Februari hingga April 2023. 

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya