Berita

Bhikkhu Jinadhammo Mahathera semasa hidup./Ist

Nusantara

Kepergian Bhikkhu Jinadhammo Meninggalkan Duka bagi Umat Buddha dan Indonesia

MINGGU, 29 JANUARI 2023 | 09:13 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Lahir di Desa Gempok, Boyolali, Jawa Tengah, pada 3 September 1944, Soenardi kecil kerap menghabiskan waktunya di Candi Borobudur dan Candi Prambanan. Dari sinilah minatnya pada agama Buddha mulai tumbuh, sehingga akhirnya dia menjadi salah satu tokoh penting dalam perkembangan agama Buddha di tanah air.

Soenardi yang bertahun-tahun kemudian dikenal sebagai Bhikkhu Jinadhammo Mahathera menghembuskan nafas terakhir Kamis dinihari (26/1). Jenazahnya disemayamnkan di Vihara Borobudur di Jalan Imam Bonjol, Medan.

“Kepergiannya meninggalkan duka bagi umat Buddha Indonesia. Ia bhikkhu yang sederhana dan memegang teguh ajaran-ajaran Buddha,” kenang Mahendra, salah seorang yang pernah menuntut ilmu dari Bhikkhu Jinadhammo Mahathera.  


Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan anggota DPR RI Sofyan Tan termasuk di antara sejumlah tokoh Sumatera Utara yang mendatangi tempat persemayaman jenazah Bhikkhu Jinadhammo Mahathera.

Mahendra, salah seorang yang pernah menuntut ilmu pada Bhikkhu Jinadhammo Mahathera, mengenangnya sebagai sosok sederhana dan mengayomi.

“Ketertarikan Bikkhu Jinadhammo Mahathera pada ajaran Buddha berawal dari ketertarikannya pada kemegahan Candi Borobudur dan Candi Prambanan, pada patung-patung dan relief serta ukiran-ukiran lain candi-candi,” ujar Mahendra pada redaksi Kantor Berita Politik RMOL.

Sosok bhikkhu Theravada paling senior di Indonesia ini, menurut Mahendra, tidak hanya beperan besar pada perkembangan agama Buddha di tanah air, tetapi juga pada toleransi yang berkembang di negeri ini.

“Beliau punya sejarah dalam kebangkitan agama Buddha di Indonesia,  Dan menjadi putra pertama Indonesia yang dilantik menjadi bhikkhu di Candi Borobudur pada 1970, setelah runtuhnya Majapahit,” ujar Mahendra lagi

“Saya kira sudah sepantasnya, generasi muda di Indonesia lebih mengenal sosok pemuka agama Buddha paling senior di Indonesia ini,” tambahnya.

Dari Bandung ke Medan

Di tahun 1960, Soenardi muda memutuskan untuk berguru pada Bhikkhu Ashin Jinarakkhita di Bandung. Di Vihara Vimala Dharma, Bandung, ia memperdalam minatnya pada paritta suci dan Buddha Dhammam. Sebagai calon bikkhu ia diberi nama Samanera Dhammasushiyo. Dari Bandung, Samanera Dhammasushiyo ditugaskan untuk mengembangkan agama Buddha ke Sumatera, khususnya Medan, Padang, dan Pakanbaru. Di kota Medan, ia akrab disapa dengan sebutan Eyang.

Samanera Dhammasushiyo merupakan satu dari lima calon bikkhu yang dilantik menjadi bikkhu di Candi Borobudur, bertepatan dengan hari Waisak, 9 Mei 1970. Sebagai bikkhu ia mengambil nama Bhikkhu Jinadhammo Mahathera. Proses penahbisan dipimpin Ven. Chaukun Sasana Sobhana yang ketika itu adalah wakil Sangharaja Thailand.

Bhante Jinadhammo memperdalam agama Buddha di Wat Bovoranives, Bangkok, Thailand, pada kurun 1970 sampai 1973. Di negeri gajah putih ia belajar di Vihara Wat Bovoranives dan dibimbingan langsung oleh Somdet Nyanasamvara. Pada tanggal 5 Desember 2016, Bhante Jinadhammo mendapat gelar kehormatan Than Choukun Phra Vithet Dhammanyana dari Kerajaan Thailand. Gelar kehormatan ini disematkan langsung oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn atas pengabdiannya mengajarkan Buddha Dhamma di Indonesia.

“Beliau tergabung di Sangha Agung Indonesia dan menjadi pemimpin tertinggi atau Mahanayaka dari 2017 sampai 2022,” demikian Mahendra.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya