Berita

DR Syahganda Nainggolan dalam Seminar Nasional Kebangsaan Umat Islam" (Jumat, 27/1) di Hotel Pangeran, Padang, Sumatera Barat.

Politik

Syahganda Nainggolan: Hanya Tiga Tokoh Yang Mampu Mengawal Gelombang Kebangkitan Islam

SABTU, 28 JANUARI 2023 | 10:40 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Gelombang kebangkitan Islam di Indonesia tidak dapat dihindari ke depan. Semangat Bangsa Indonesia untuk berubah ke arah kehidupan yang lebih islami dan memberikan ruh kehidupan pada negara kebangsaan kita terlihat kasat mata dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini tidak terlepas dari besarnya lapisan "middle class" Islam yang menunjukkan kenyamanan dalam identitas sosial mereka, demikian kata Syahganda Nainggolan sebagai pembicara dalam Seminar Nasional Kebangsaan Umat Islam" yang berlangsung kemarin malam, 27/1 di Hotel Pangeran, Padang, Sumatera Barat.

Syahganda menambahkan bahwa gelombang kebangkitan Islam itu, sejauh ini, hanya memiliki tiga tokoh utama yang mampu mengawal kebangkitan itu. Mereka adalah Anies Baswedan, Habib Rizieq Shihab dan Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo.


Gatot, dalam pandangan Syahganda, selama berkuasa di lingkungan militer kerap memberikan penghormatan dan dukungan kepada ulama, serta kemajuan Islam.

Syahganda berargumentasi, bahwa sejak Bung Karno membuat essai "Islamisme, Marxisme dan Nasionalisme" pada era kolonial dulu, sekarang hanya Islam menjadi satu-satunya ajaran kehidupan yang sesuai Pancasila, yang masih relevan di Indonesia. Marxisme-Leninisme telah gagal karena selalu bertentangan dengan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Sedangkan Nasionalisme telah gagal karena spiritnya hilang bersama hilangnya ingatan atas era kolonialisme. Sedangkan Islam selalu hadir mengetengahkan semangat keadilan, yang menjadi kerinduan mayoritas rakyat miskin kita.

Dalam kesempatan itu Syahganda menghimbau para ulama dan ormas-ormas Islam mampu melihat gelombang perubahan yang ada dan menjahit kebersamaan untuk mengawal arah perubahan ke depan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya